Respons Trump soal Isu Vance sebagai Penggantinya di 2028
Presiden Donald Trump mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk bahas Wakil Presiden JD Vance sebagai penggantinya pada tahun 2028.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Presiden Donald Trump mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk bahas Wakil Presiden JD Vance sebagai penggantinya pada tahun 2028.
Trump mengatakan bahwa meskipun orang nomor dua-nya memiliki keterampilan, demikian pula sejumlah orang lain yang dapat menjadi pemimpin masa depan Partai Republik.
Dalam wawancara dengan Bret Baier dari Fox News, Trump ditanya apakah dia memandang Vance sebagai penggantinya dan calon dari Partai Republik pada tahun 2028, dan dia menjawab, “Tidak, tetapi dia sangat cakap.”
"Saya pikir Anda memiliki banyak orang yang sangat cakap. Sejauh ini, saya pikir dia melakukan pekerjaan yang sangat fantastis. Masih terlalu dini, kita baru saja memulai," imbuh Trump.
Ketika Baier menyatakan bahwa pada saat siklus pertengahan periode 2026 tiba, Vance mungkin akan mencari dukungan, Trump beralih memuji pekerjaan Vance sejauh ini di Gedung Putih.
“Banyak orang mengatakan bahwa ini adalah pembukaan terbesar, hampir tiga minggu, dalam sejarah kepresidenan,” katanya dikutip The Hill.
Vance dipandang sebagai calon masa depan gerakan MAGA di Partai Republik dan dengan cepat menjadi penghubung Trump dengan Senat pada minggu-minggu pertama pemerintahan.
Wakil presiden dianggap berhasil mendorong kaum Republik yang memiliki suara penentu untuk mendukung sejumlah calon presiden yang kontroversial, termasuk calon direktur intelijen nasional Tulsi Gabbard dan calon Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F Kennedy Jr.
Vance minggu ini berada di Eropa untuk menghadiri pertemuan puncak kecerdasan buatan di Paris dan Konferensi Keamanan Munich. Ia juga ditugaskan untuk mengawasi kesepakatan TikTok dan upaya pemulihan pasca badai di AS. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/110225-vance.jpg)