Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalan Rusak di Minut

Jalan di Minahasa Utara Dekat Kantor Bupati Banyak yang Rusak, Kalau Hujan Malah Mirip Kolam Ikan

Jalan rusak di belakang kantor Bupati Minut ini tepatnya di depan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Desa Matungkas, Dimembe

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Fistel Mukuan
Jalan Rusak di Belakang Kantor Bupati Minut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak hanya satu titik.

Sejumlah titik di Minahasa Utara ( Minut ) Sulawesi Utara ( Sulut ) terdapat jalan rusak.

Banyak jalan berlubang di Minut.

Tak hanya lubang kecil, rata-rata lubang di jalan yang ada di Minut itu besar, dalam dan menganga.

Bahkan jalan-jalan rusak tersebut tak jauh dari kantor Bupati Minut.

Seperti terlihat di jalan belakang Kantor Bupati Minut, Sulut rusak parah bagaikan kolam ikan.

Jalan rusak di belakang kantor Bupati Minut ini tepatnya di depan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Desa Matungkas, Dimembe.

Dari pantauan di lokasi Sabtu, 25 Januari 2025 banyak kendaraan roda dua dan roda rmpat yang harus menghindari jalan berlubang.

Kendaraan saat melewati jalan berlubang dengan derasnya air yang meluap. Terlihat seorang bapak hampir terjatuh akibat jalan lubang,
Kendaraan saat melewati jalan berlubang dengan derasnya air yang meluap. Terlihat seorang bapak hampir terjatuh akibat jalan lubang, (Tribun Manado/Fistel Mukuan)

Sehingga pengendara harus memilih jalur yang lebih baik.

Falen salah satu bapak pengendara roda dua saat melewati jalan tersebut dan ditemui mengatakan, dirinya sudah jarang ikut jalan tersebut.

"Waktu jalan ini belum rusak separah ini saya masih sering lewat, tapi setelah begini kalau keadaan terpaksa baru lewat sini," ucapnya.

Kini dirinya mengambil jalur ikut tugu zero point jika ingin ke Airmadidi dari Matungkas.

Dirinya berharap jalan rusak tersebut bisa menjadi perhatian pemerintah.

"Semoga tahun ini bisa segera dipernaiki," harapnya.

Ditambahkan juga oleh salah satu pengendara motor, bapak Guntur sedangkan jalan dekat kantor Bupati lama dibuat apalagi jauh.

"Semoga saja bisa diperhatikan pemerintah," ucapnya singkat.

Selain di jalan belakang Kantor Bupati Minut.

Tugu zero point, Kelurahan Sukur, Minut juga terlihat rusak parah.

Jalan tersebut terlihat rusak parah.

Tugu poin dari Minahasa Utara itu tampak terdapat banyak lubang menganga.

Bahkan ketika hujan lebat mengguyur Kamis 23 Januari 2025 genangan air tak terhindarkan.

Dikarenakan air yang cukup deras meluap karena tak ada drainase, sehingga jalan rusak.

Dari pantauan di lokasi, ada beberapa kendaraan roda dua dan roda empat yang masuk jalan rusak sulit untuk melewatinya.

Bahkan ada yang hampir celaka.

Selain berlubang, jalan tersebut juga tertutup dengan derasnya air yang mengalir.

Kondisi itu juga mengakibatkan perlambatan kendaraan yang lewat di jalan rusak tersebut terjadi kemacetan.

Kemacetan dari arah Airmadidi menuju Manado.

Dari Matungkas menuju Sukur.

Dan dari Manado menuju Airmadidi.

Bapak Guntur, salah satu pengendara motor yang mengaku warga Sukur saat ditemui di lokasi berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang sudah rusak.

"Sebagai masyarakat kami harap segera diperbaiki," harapnya.

Dikatakannya, jangan sampai ada yang kecelakaan baru diperbaiki.

"Lebih berbahaya lagi kalau sudah ada yang meninggal akibat kecelakaan di jalan rusak ini baru diperbaiki," tutupnya.

Berikut daftar lokasi rawan longsor, pohon tumbang dan banjir di Kabupaten Minahasa Utara

Lokasi Rawan Pohon Tumbang

- Jalan Soekarno

- Jalan Manado - Bitung

- Jalan Sukur - Likupang

- Jalan Airmadidi - Tondano

Rawan Longsor

- Jalan Airmadidi - Tondano

- Jalan Sukur - Likupang

- Sebagian Kecamatan Talawaan

Rawan Banjir

- Wilayah Airmadidi

Penjelasan BPBD Minahasa Utara

BPBD Minahasa Utara (Minut) meminta agar masyarakat waspada cuaca extream.

Kaban BPBD Minut, Theodore Lumingkewas mengatakan ada 10 kecamatan rawan pergerakan tanah. 

"Kalau menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi( PVMBG) 10 kecamatan di Minut rawan pergerakan tanah bisa terjadi longsor," ujar Theodore.

(Tribun Manado/fis)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved