Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2025

Hukum Meninggalkan Puasa Ramadan bagi Umat Islam, Ini Penjelasan Buya Yahya

Meninggalkan puasa tersebut sama dengan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pahala yang melimpah.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Pexels.com/Anna Tarazevich
Ilustrasi berbuka puasa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat bulan Ramadan, umat Islam diseluruh dunia wajib menjalankan ibadah puasa.

Jika ibadah tersebut ditinggalkan tanpa alasan yang sah, konsekuensinya cukup serius.

Pasalnya, puasa Ramadan termasuk satu dari lima rukun Islam.

Puasa Ramadan memiliki pahala besar dari Allah SWT.

Meninggalkan puasa tersebut sama dengan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pahala yang melimpah.

Selain itu, meninggalkan puasa Ramadhan tanpa alasan yang sah dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum Allah, yang dapat menyebabkan seseorang terjerumus ke dalam dosa-dosa yang dapat merusak hubungan spiritualnya dengan Allah SWT.

Puasa Ramadhan adalah bagian dari tradisi dan identitas umat Islam.

Meninggalkan puasa tanpa alasan yang sah dapat dianggap sebagai penghinaan terhadap tradisi dan komunitas Muslim secara luas.

Ramadhan adalah bulan di mana umat Islam diwajibkan untuk meningkatkan ibadah, bertaubat, dan memperbaiki diri.

Meninggalkan puasa berarti kehilangan kesempatan emas untuk melakukan hal ini dan meningkatkan kualitas spiritual dan moral seseorang.

Buya Yahya membagikan cara agar anak tidak nakal dan rajin.
Buya Yahya membagikan cara agar anak tidak nakal dan rajin. (kolase/dok.serambinews.com)

Tindakan meninggalkan puasa Ramadan tanpa alasan yang sah dapat memberikan contoh buruk kepada masyarakat sekitar, terutama generasi muda, yang dapat merusak nilai-nilai keagamaan dan moral dalam masyarakat.

Oleh karena itu, sangat penting bagi umat Islam untuk menjalankan puasa Ramadhan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, serta menghindari meninggalkannya tanpa alasan yang sah.

Seperti yang dijelaskan oleh Ustaz Buya Yahya dalam kutipan dari YouTube @Al-Bahjah TV, janganlah kita tidak berpuasa tanpa sebab.

"Di dalam berpuasa, jangan sampai diantara kita melanggar lalu tidak puasa, yang tidak undur lalu tidak puasa ini dosa besar dan jangan bohong kepada Allah, Allah Maha Tau."

"Dan saat ini alangkah banyaknya orang fasekh yang dirumah berpuasa, tapi diluar rumah tidak puasa."

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved