Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan di Bolmong

BPBD Bolmong Akui Pernah Bahas Jalan Putus Desa Pindol dengan Pemprov Sulut, Tak Ada Anggaran

"Jalan putus itu sudah lama, hampir sekitar 2 tahun lalu," jelasnya kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (9/1/2025). 

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Istimewa
Jalan putus di Desa Pindol, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Insiden kecelakaan sebuah mobil pengawalan uang di jalan yang putus di Desa Pindol, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, saat ini menjadi sorotan. 

Akibat insiden ini pula, 3 orang mengalami luka-luka.

Satu di antaranya adalah anggota Polres Kotamobagu. 

Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Bolmong pun akhirnya buka suara terkait tindak lanjut perbaikan jalan putus ini. 

Kepala BPBD Bolmong, Sugih Arto Banteng, menjelaskan bahwa jalan tersebut sudah putus sejak beberapa tahun lalu. 

Kecelakaan sebuah mobil pengangkut uang ATM di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Rabu (08/01/2025). 
Kecelakaan sebuah mobil pengangkut uang ATM di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Rabu (08/01/2025).  (IST)

"Jalan putus itu sudah lama, hampir sekitar 2 tahun lalu," jelasnya kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (9/1/2025). 

Kondisi tersebut juga sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Sulut pasca longsor yang mengakibatkan jalan tersebut putus. 

"Jalan putus itu sebenarnya gorong-gorong atau plat duicker. Sudah kami koordinasikan sejak awal kejadian tapi belum ada tindak lanjut dari provinsi," jelasnya. 

Alasan terbesarnya adalah anggaran yang tak kunjung ada.

Seharusnya, anggaran tersebut berasal dari Pemprov Sulut karena statusnya adalah jalan provinsi. 

Baca juga: Sosok Muh Zahwa, Santri Tewas Saat Menyelamatkan Alquran dan Pakaiannya yang Terbakar di Pesantren

Baca juga: Ini Kasus Penyakit Terbanyak yang Ditangani RSUD ODSK Sulawesi Utara di Desember 2024

"Setiap kejadian apalagi di jalan Pindol kami selalu koordinasikan. Hanya saja anggaran dari provinsi yang belum ada," tambahnya. 

Banteng berharap Pemprov Sulut bisa cepat mencari solusi agar jalan putus ini bisa segera ditangani. 

"Harapannya semoga cepat ditangani pihak provinsi agar insiden ini tidak terjadi lagi," tandasnya.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved