Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Terkorup oleh OCCRP, Abraham Samad: Harusnya KPK Respon Cepat

Tanggapan mantan Ketua KPK Abraham Samad terhadap Joko Widodo yang masuk nominasi pemimpin terkorup di dunia versi OCCRP.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
HO
Ilustrasi - Abraham Samad, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memberikan tanggapan, terkait Joko Widodo alias Jokowi masuk nominasi salah satu pemimpin terkorup versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Nama mantan Presiden ke-7 Indonesia, yakni Joko Widodo alias Jokowi tengah santer diberitakan. 

Itu setelah dirinya masuk nominasi salah satu pemimpin terkorup versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang merupakan organisasi investigasi terbesar di dunia. 

Abraham Samad, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memberikan tanggapan terkait hal ini. 

Samad menilai bahwa KPK harus segera merespons hal tersebut.

Jika tidak, menurutnya, publik bisa mempercayai anggapan bahwa pimpinan KPK yang saat ini dipimpin oleh Setyo Budiyanto merupakan orang-orang yang memiliki kedekatan dengan Jokowi.

"Seharusnya KPK merespons dengan cepat, karena jika mereka diam dan tidak mengambil tindakan, masyarakat bisa saja percaya bahwa komisioner KPK yang baru ini benar-benar orang-orang dekat Jokowi, seperti yang sudah beredar sebelumnya," jelas Samad dalam wawancaranya dengan Tribunnews pada Rabu (1/1/2025).

Diketahui, dalam daftar OCCRP tersebut, selain Jokowi, terdapat beberapa pemimpin lain yang juga masuk nominasi.

Seperti Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pengusaha India Gautam Adani.

Proses penentuan finalis dilakukan setelah OCCRP meminta nominasi dari pembaca, jurnalis, juri, dan pihak lainnya yang ada dalam jaringan global organisasi ini.

OCCRP yang bermarkas di Amsterdam, Belanda, mulai mengumpulkan nominasi tersebut melalui Google Form pada Jumat, 22 November 2024. 

Hasilnya, mantan Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, terpilih sebagai Person of the Year 2024 untuk kategori kejahatan terorganisir dan korupsi.

Tanggapan Jokowi

Jokowi pun ikut angkat bicara mengenai namanya yang masuk dalam nominasi sebagai pemimpin terkorup versi OCCRP ini.

Ia menantang pihak yang menuduhnya untuk membuktikan tuduhan tersebut.

"Yang dikorupsi apa? Ya dibuktikan, apa," ujar Jokowi dengan tertawa ketika ditemui di kediamannya di Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa (31/12/2024).

Jokowi juga menyinggung banyaknya framing dan fitnah yang ditujukan kepadanya tanpa bukti yang jelas.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved