Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Yesaya 11:3, Pengadilan yang Paling Agung

Ada orang yang mencari keadilan karena kehilangan kambing, justru kehilangan kerbau. Keadilan jadi langkah. 

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Handout
Renungan Harian Kristen 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Renungan harian Kristen kali ini berjudul Pengadilan yang Paling Agung

Ayat Alkitab diambil dalam Yesaya 11:3

Ada ungkapan berkata, "keadilan itu langkah dan mahal harganya." Hal ini sering menjadi luapan kekesalan banyak orang yang bersusah payah mencari dan memerjuangkan keadilan, tapi ujungnya justru mendapatkan ketidakadilan.

Baca juga: 9 Ayat Alkitab Mengajarkan Cara Memiliki Pengharapan Hidup Kekal Bersama Yesus

Ada orang yang mencari keadilan karena kehilangan kambing, justru kehilangan kerbau. Keadilan jadi langkah. 

Biaya mencari keadilan terlalu mahal.

Risiko untuk mencari keadilan terlalu berat, dan usaha menegakkan keadilan terlalu berbahaya.

Bahkan, menuntut keadilan terlalu membahayakan nyawa dan bisa mencelakakan diri. 

Mencari keadilan, justeru ketidak adilan yang diperoleh. 

Keadilan menjadi sesuatu yang langkah di tengah masyarakat yang (katanya) menjunjung keadilan dan kebenaran. Keadilan menjadi barang yang mahal.

Juga ada ungkapan berkata, "keadilan yang seadil adilnya adalah ketidakadilan." Hal ini terjadi bukan karena prilaku ketidak adilan seseorang, tapi karena prinsip keadilannya yang menimbulkan ketidak adilan. Yakni dalam hal keadilan distributif (kesamaan hak atau pemerataan).

Jika jatah 5 karung beras dibagi rata kepada 5 orang, itu adil. 

Tetapi, jika salah seorang di antaranya adalah bayi, apakah dia juga harus menerima 1 karung beras, padahal tingkat kebutuhannya (konsumsinya) lebih rendah, bukankah itu tidak adil. Juga agar adil, semua rakyat harus diberi subsidi pupuk. 

Padahal, tidak semua rakyat petani. Ada yang peternak, nelayan, tukang dll. Atau harus diberikan alat tangkap ikan secara merata, padahal ada yang bukan nelayan.

Raja yang dinubuatkan oleh nabi Yesaya, adalah Sang Keadilan. Dia Raja yang takut akan Tuhan, karena itu Dia juga Raja yang maha adil. Karena Dia juga adalah Tuhan, maka Dia juga adalah Hakim.

Tetapi Hakim Yang amat maha agung. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved