Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

UMKM

Usaha Tambal dan Jual Ban Bekas Paling Banyak Diburu Tukang Bentor di Kotamobagu Sulut, Ini Sebabnya

Supriyadi berharap lewat usaha-usaha kecil seperti ini pemerintah bisa memberikan bantuan agar usaha begini bisa dapat suntikan dana

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Sujarpin Dondo
Bengkel ini berada di Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, jln Veteran tepatnya di depan toko bangunan Sumber Rezeki. 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Ban bocor sering jadi masalah serius bagi setiap pengendara. 

Apalagi bila kendaraan yang digunakan adalah jenis untuk mencari rezeki. 

Di Kota Kotamobagu Sulawesi Utara misalnya, becak bermotor (Bentor) menjadi salah satu alat transportasi andalan. 

Baca juga: Kisah Novry Walean, Belajar Otodidak Tambal Ban, Kini Punya Usaha Sendiri

Tentu bila kendaraan digunakan untuk mengais rezeki dan mengalami ban bocor atau sudah tidak bisa dipakai akan jadi salah satu faktor rezeki berkurang. 

Di Kotamobagu yang identik dengan Bentor dan juga motor (roda dua) banyak yang lebih memilih mencari ban bekas tapi kwalitas masih baik untuk digunakan serta harga yang juga terjangkau. 

Supriyadi Dotulong seorang tukang tambal ban melihat keuntungan tersebut, dengan mendaur ulang ban bekas yang masih sedikit baik lalu kembali dijual dengan harga yang murah. 

"Ini bekas tapi rusaknya belum sampai terlihat benang di dalam ban, makanya didaur ulang dengan diberi garis-garis agar masih bisa digunakan," ucapnya kepada Tribun Manado Kamis (05/12/2024). 

Ternyata, ban bekas ini juga sangat diminati oleh para sopir bentor bahkan motor. 

"Sopir bentor mereka kejar setoran kalau beli ban baru harganya pasti diatas Rp200 ribu, tapi kalau ini hanya dipasang harga Rp50 ribu pemakaiannya bisa sampai berbulan-bulan juga, " jelasnya. 

Diburunya ban bekas oleh para sopir bentor ini dapat dilihat dari larisnya. 

"Sebulan sampai 25 ban yang dibeli, kalau di sini kan sudah dengan ongkos pasang cuma Rp50 ribu, sopir bentor bisa jalan lagi hingga beberapa bulan kedepan, " tambahnya.

Untuk stok ban bekas ini, Supriyadi mengatakan bahwa ini dipesan di beberapa bengkel yang ada di Bitung bahkan ada juga dari Palu. 

"Ini saya pesan dengan harga murah, kan bekas tapi setidaknya kendaraan masih bisa berjalan hingga berbulan-bulan, " tandasnya. 

Supriyadi berharap lewat usaha-usaha kecil seperti ini pemerintah bisa memberikan bantuan agar usaha begini bisa dapat suntikan dana. 

"Untuk pemerintah saya harap yang usaha-usaha kecil begini jangan terlalu ribetlah kalau mau kasih bantuan, " harapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved