Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Lukas 18:27, Mujizat Terjadi di Segala Keadaan

Perjalanan kehidupan manusia di dunia ini dipenuhi dengan warna-warni, karena segala sesuatu dapat berubah kapan saja tanpa diduga-duga.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Siswa PKL SMK Negeri 5 Manado/Gerald Bawele
Renungan Harian Kristen 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul mujizat terjadi di segala keadaan.

Lukas 18:27 “Kata Yesus: “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.”

Perjalanan kehidupan manusia di dunia ini dipenuhi dengan warna-warni, karena segala sesuatu dapat berubah kapan saja tanpa diduga-duga. 

Baca juga: Renungan Harian Kristen 1 Petrus 3:3-4, Iman Seorang Perempuan

Terkadang kita berada di atas, tetapi dengan cepat bisa berada di bawah, saat ini mungkin kita memiliki banyak harta akan tetapi  keesokan harinya berada dalam penjara, saat ini kita terkenal, tetapi keesikan harinya kita akan dilupakan. 

Ketika kita hidup, kita sering menghadapi situasi yang terasa tidak dapat kita atasi. Saat ini, mungkin kita sedang menghadapi masalah dengan uang, kesehatan, pekerjaan, atau bahkan hubungan yang rumit.

Kita bisa merasa kecil dan lemah saat menghadapi segala situasi yang dipenuhi dengan keterbatasan ini. 

Namun, Lukas 18:27 kembali mengingatkan bahwa Allah mampu melakukan apapun yang tidak mampu manusia lakukan, kekuatan kita dipenuhi dengan keterbatasan namun kekuatan Tuhan Yesus itu tiada batasnya Ia mampu bekerja dengan luar biasa dalam kehidupan kita ini. 

Mungkin dibenak setiap pribadi kita mengharapkan jalan keluar yang langsung, namun Yesus sering mengajarkan kita untuk berjalan dengan dipenuhi iman. 

Mujizat yang akan dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus pasti akan sesuai dengan harapan yang kita inginkan, tetapi memerlukan cukup waktu yang lama dan pastinya mujizat-Nya selalu sempurna jika tiba waktunya. 

Saat kita menyerahkan semua masalah dan kesulitan kita kepada-Nya, Allah mengambil bagian paling penting dalam setiap aspek kehidupan kita. 

Itulah sebabnya dalam Pengkhotbah 3:1 berkata Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya kebahagiaan dan kesedihan, kesakitan dan kesembuhan, tertawa dan menangis, menabur dan menuai, sukses dan kegagalan. 

Namun, jelas bahwa Tuhan mampu membuat segala sesuatu indah pada waktunya dalam segala situasi. 

Tuhan memiliki kemampuan untuk melakukan mujizat dan kemenangan dalam situasi yang tidak dapat dicapai oleh manusia, tetapi bagi Yesus tidak ada yang tidak mungkin. 

Apa yang terlihat tidak mungkin bagi mansuia, bagi Allah itu sangatlah mungkin, seperti yang diingatkan Yesus kepada murid-muridnya, sekalipun lingkungan kita tampak tidak mendukung, tugas utama kita adalah tetap percaya dan berpegang teguh sepenuhnya hanya pada janji Tuhan Yesus Kristus

Allah yang kita kenal tidak terbatas oleh kondisi, keadaan, dan waktu.

Ia memiliki kekuatan yang melampaui jangkauan kita, dan ia memiliki kemampuan untuk membuat jalan di tengah kemustahilan.

Tugas kita sebagai umat-Nya, hanya tetap percaya dan menaruh setiap harapan hanya pada Allah bukan kepada pengertian diri sendiri.

Sudahkah anda bersyukur hari ini?

Tetap semangat, God always bless you!.(Mahasiswa Magang Unima/Yesica Woba)

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved