Ceramah Islam
Hukum Bermain Catur dalam Islam
Ceramah berjudul Hukum Bermain Catur Hikmah Ustadz Adi Hidayat ini tayang pada 24 Maret 2021.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bermain catur diperbolehkan dalam Islam selama tidak melalaikan kewajiban agama, tidak mengarah pada kegiatan haram seperti perjudian, dan menjaga batasan-batasan yang ditetapkan oleh syariat.
Sebagai muslim, kita harus selalu ingat untuk memperhatikan waktu dan niat agar setiap kegiatan yang kita lakukan membawa kebaikan di dunia dan akhirat.
Hal itu dijelaskan dalam akun YouTube Adi Hidayat Official.
Ceramah berjudul Hukum Bermain Catur Hikmah Ustadz Adi Hidayat ini tayang pada 24 Maret 2021.
Berikut isi ceramahnya:
Saudara-saudara yang saya hormati, saya ingin berbicara kepada Anda tentang catur yang merupakan kegiatan yang cukup populer.
Banyak dari kita yang mungkin menikmati permainan ini sebagai hiburan dan sebagai sarana untuk mengasah kecerdasan dan strategi.
Namun sebagai seorang muslim, kita perlu memahami apa arti bermain catur dari sudut pandang syariah.
1. Catur sebagai permainan yang diperbolehkan
Secara umum, bermain catur tidak dilarang dalam Islam, selama tidak mengarah pada pelanggaran ajaran agama.

Permainan ini dapat dianggap mubah (boleh) jika catur dimainkan sebagai hobi yang sehat, untuk melatih kecerdasan dan tidak menghabiskan waktu yang berlebihan sehingga melalaikan kewajiban agama.
2. Menghindari hal-hal yang membahayakan
Penting untuk diperhatikan jika bermain catur menyebabkan seseorang melalaikan kewajiban agama, misalnya melalaikan salat atau melakukan dosa-dosa lainnya, maka hukumnya bisa menjadi haram.
Nabi SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari bahwa: ”Sesungguhnya beberapa perbuatan mengeraskan hati, maka berhati-hatilah dari perbuatan yang berlebih-lebihan”.
3. Catur dan perjudian
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.