Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelajar Terjangkit Sifilis

Hasil Skrining Dinas Kesehatan, Puluhan Pelajar SMP dan SMA di Maluku Utara Terinfeksi Sifilis

Berdasarkan hasil screening kesehatan oleh Dinas Kesehatan di 31 sekolah jenjang SMP dan SMA pada oktober 2024, terdapat 30 pelajar mengidap Sifilis.

|
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Asia Hasyim. Hasil Skrining Dinas Kesehatan, Puluhan Pelajar SMP dan SMA di Maluku Utara Terinfeksi Sifilis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Puluhan pelajar di Halmahera Selatan, Maluku Utara, terinfeksi sifilis.

Penyebaran sifilis di kalangan pelajar ini terungkap melalui hasil skrining kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat di 31 sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) antara bulan Spetember hingga Oktober 2024.

Berdasarkan hasil screening kesehatan oleh Dinas Kesehatan di 31 sekolah jenjang SMP dan SMA pada Okteber-September 2024, terdapat 30 pelajar mengidap Sifilis.

Para pengidap, rata-rata berusia 15 sampai 17 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasyim, mengungkapkan pada Rabu (6/11/2024) bahwa semua pelajar yang terinfeksi adalah laki-laki. "Semua yang terkonfirmasi positif itu adalah laki-laki, dengan sebagian besar berasal dari jenjang SMA dan SMP. Usia mereka berkisar antara 15 hingga 17 tahun," ujar Asia.

Untuk menangani kasus ini, Dinas Kesehatan telah memberikan instruksi kepada seluruh tenaga medis di puskesmas setempat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap para pasien. Hal ini dilakukan agar para penderita sifilis tidak bebas beraktivitas, dan proses pengobatannya dapat dipercepat.

"Untuk sifilis, pengobatannya menggunakan antibiotik. Jadi, setiap puskesmas akan memantau secara intensif wilayah yang ada kasus terkonfirmasi sifilis," tambah Asia.

Dengan temuan kasus sifilis yang melibatkan puluhan pelajar ini, Asia Hasyim mengimbau agar orang tua lebih memperhatikan dan mengawasi aktivitas anak-anak mereka. 

DPRD Minta Dinkes Halmahera Selatan Perkuat Kerja Lintas Sektor

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Rustam Ode Nuru, merespons puluhan pelajar yang mengidap Sifilis atau Infeksi Menular Seksual (IMS).

Rustam meminta Dinas Kesehatan segera memperkuat kerjasama lintas sektor untuk menangani penyakit tersebut.

"Kerjasama lintas sektor mesti dilakukan dari sekarang, agar pergaulan bebas dapat diminimalisir," imbuh Rustam, Jumat (8/11/2024).

Rustam menyatakan hal ini sudah masuk kategori bahaya, untuk itu menekan pengawasan pergaulan bebas penting dilakukan.

"Tindakan Dinas Kesehatan tepat adanya, tapi kerjas lintas sektor untuk meminimalisir pergaulan bebas harus diperkuat," ujarnya.

Rustam sangat menyayangkan adanya puluhan pelajar di Halmahera Selatan mengidap penyakit Sifilis.

Ia pun mengimbau para orang tua harus intens mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved