Kotamobagu Sulawesi Utara
Selang 2024, Ada 17 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kotamobagu, Terjadi di 2 Kelurahan
Selama tahun 2024, Kota Kotamobagu tercatat bebas dari kasus rabies, meski masih ada laporan sebanyak 17 kasus gigitan hewan penular rabies
Penulis: Diki Cahya Mulya Gobel | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID – Selama tahun 2024, Kota Kotamobagu tercatat bebas dari kasus rabies, meski masih ada laporan sebanyak 17 kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di wilayah ini.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kotamobagu, seluruh kasus GHPR ini terjadi di dua kelurahan, yaitu Upai dan Kotobangon.
Rinciannya, Kelurahan Upai mencatat 7 kasus, sementara Kelurahan Kotobangon memiliki 10 kasus.
Dari total 17 kasus tersebut, 10 di antaranya melibatkan korban perempuan, dan 7 korban laki-laki.
Dinas Kesehatan Kotamobagu mengingatkan bahwa GHPR dan rabies adalah dua hal yang berbeda.
"Gigitan hewan penular rabies tidak otomatis menyebabkan rabies pada korban, asalkan ada penanganan awal yang baik," kata Subkordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kotamobagu, Hariyanti Sutarjo, Selasa (29/10/2024).
Ia menambahkan bahwa Dinas Kesehatan terus meningkatkan kewaspadaan dan menyediakan vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan, serta pelayanan kesehatan bagi warga yang menjadi korban gigitan.
Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan menjaga interaksi aman dengan hewan, baik peliharaan maupun liar, guna memastikan lingkungan Kotamobagu tetap bebas rabies.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Terlibat Kasus Penganiayaan, Bos Tambang Kotamobagu Gusri Lewan Divonis 4 Bulan Penjara |
|
|---|
| Bertahun-tahun Tak Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Rusak di Terminal Bonawang Kotamobagu |
|
|---|
| Miris! Pasar Terbesar di Bolmong Raya Dikepung Sampah, Warga dan Pembeli Ngeluh: Bau Busuk Menyengat |
|
|---|
| DLH Kotamobagu Mulai Angkat Gunung Sampah di Pasar 23 Maret, Janji Jumat Sudah Bersih |
|
|---|
| Petugas Sebut Sampah di Pasar 23 Maret bukan Hanya dari Pedagang, Ada Warga dari Luar Kotamobagu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kantor-Dinas-Kesehatan-KotamobaguFHFGHFGHGJGJ.jpg)