Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rabies di Sulut

Pasien Gigitan Anjing di Paslaten Satu Meninggal, Dinkes Tomohon Pastikan Diagnosis Rabies

Sebelumnya, Yosepin dilarikan ke rumah sakit tersebut setelah mengalami gigitan anjing yang diduga terinfeksi rabies.

|
theweek.in
Ilustrasi jenazah - Sebanyak 3 WNI kini menjadi perbincangan publik Jepang karena ditangkap atas dugaan pembunuhan dan pembuangan mayat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Korban gigitan anjing bernama Josefin Makalew, warga Paslaten 1, Lingkungan 6, meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUP Prof Kandou Malalayang, Kota Manado.

Sebelumnya, Josefin dilarikan ke rumah sakit tersebut setelah mengalami gigitan anjing yang diduga terinfeksi rabies.

Korban sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas (PKM) Matani, Tomohon.

Baca juga: Tanda-tanda Anjing Rabies, Lebih Agresif hingga Sensitif Terhadap Cahaya dan Suara

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tomohon, Rulli Tumanduk.

Saat ditanya soal kondisi terkini pasien, Rulli katakan korban sudah meninggal dunia.

“Rest in Peace (RIP),” tulis Rulli via WhatsApp, Jumat (25/10/2024).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya penanganan sejak pasien pertama kali dibawa ke Puskesmas Matani pada Selasa (22/10/2024).

“Penanganan medis langsung dilakukan di Tomohon sebelum korban dirujuk ke Manado. Bahkan, upaya pencegahan juga dilakukan di sekitar lingkungan korban,” jelasnya.

Rulli jelaskan, pada Rabu, 23 Oktober 2024 pukul 15.32 WITA, Dinas Kesehatan menghubungi pihak RSUP Prof Kandou terkait penanganan pasien tersebut sesuai prosedur penanganan rabies yang berlaku.

Namun, pada pukul 21.00 WITA, pasien dinyatakan meninggal dunia dengan diagnosis rabies (kasus lyssa) sesuai dengan hasil penegakan diagnosis.

Korban sebelumnya berstatus suspek rabies dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit. (Pet)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved