Breaking News
Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Hakim-hakim 11 : 34 - 35, Nazar Ditepati

Renungan harian keluarga kristen Rabu 23 Oktober 2024.Pembacaan alkitab terdapat pada Hakim-hakim 11:34–35.

Tayang:
Editor: Chintya Rantung
Chintya Rantung/Tribun Manado
Renungan harian kristen Rabu 23 Oktober 2024 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Rabu 23 Oktober 2024.

Pembacaan alkitab terdapat pada Hakim-hakim 11:34–35.

11:34 Ketika Yefta pulang ke Mizpa ke rumahnya, tampaklah anaknya perempuan keluar menyongsong dia dengan memukul rebana serta menari-nari. 

Dialah anaknya yang tunggal; selain dari dia tidak ada anaknya laki-laki atau perempuan.

11:35 Demi dilihatnya dia, dikoyakkannyalah bajunya, sambil berkata: "Ah, anakku, engkau membuat hatiku hancur luluh 
dan engkaulah yang mencelakakan aku; aku telah membuka mulutku bernazar kepada TUHAN, dan tidak dapat aku mundur."

Tema perenungan adalah Nazar Ditepati.

Khotbah :

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Ada ungkapan penggalan lagu “tapi janji tinggal janji di bibirnya” ini menggambarkan realita tidak sekedar syair lagu tapi merupakan sindiran di saat seseorang tidak menepati janji atau nazarnya. 

Orang yang bernazar mempersembahkan korban kepada Tuhan Allah harus ditepati. 

Kita belajar kepada Yefta, dia mengalami tantangan berat karena dia tidak menyangka kalau yang pertama keluar dari rumahnya adalah anak gadisnya. 

Yefta terlanjur bernazar, kita dapat mengatakan Yefta keliru karena isi nazarnya tidak sesuai harapannya. 

Yefta tidak dapat menarik ucapan nazarnya dan tidak bisa mundur. 

Hati Yefta hancur dan sangat terpukul, sebagai orang tua tidak tega anaknya sendiri harus menjadi korban.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved