Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, Hakim-hakim 11:32-33, Minta Satu Dapat Dua Puluh
Renungan Harian Keluarga Kristen Selasa 22 Oktober 2024.Pembacaan alkitab terdapat pada Hakim-hakim 11:32-33.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Keluarga Kristen Selasa 22 Oktober 2024.
Pembacaan alkitab terdapat pada Hakim-hakim 11:32-33.
Tema perenungan adalah Minta Satu, Dapat Dua Puluh.
Khotbah :
Setelah mengucapkan nazarnya kepada Tuhan, maka dengan keyakinan imannya, Yefta melangkahkan kaki menuju medan perang. Bersama Tuhan, dia percaya Israel akan memenangkan peperangan melawan Bani Amon bahkan segala bangsa di sekitar mereka.
Sebagai tanda keikhlasannya berjuang untuk bangsanya, dia rela memberikan apa yang paling baik dalam hidupnya untuk Tuhan, ketika dia meraih kemenangan bersama anak buahnya. Apa saja yang pertama dia temukan atau temui yang keluar dari rumahnya ketika dia pulang dari peperangan, diberikannya kepada Tuhan.
Allah mengasihani Yefta. Dia mengabulkan segala permohonannya dan memberikan yang terbaik kepada Yefta. Semua yang diminta Yefta, itulah yang Tuhan karuniakan kepadanya. Bahkan lebih lagi dari yang dia inginkan dan pohonkan kepada-Nya.
Kemenangan mereka, bukan hanya atas bani Amon, tapi segala bangsa yang memerangi dan memusuhi mereka. Dia menyusuri semua wilayah negeri Amon untuk memerangi dan mengalahkan lawannya itu. Dari pagi sampai petang dia bergerak menyerang dan berperang melawan bangsa yang angkuh itu.
Tuhan menyerahkan Amon kedalam kekuasaan Israel, karena Yefta berhasil dalam perang itu. Dia menumpas mereka dengan mata pedangnya. Banyak tentara Amon yang gugur. Padahal mereka menganggap rendah Yefta dan tentara Israel.
Mereka lupa bahwa ada Tuhan yang menyertai dan memberkati bangsa Israel. Dialah yang berperang ganti bangsa Israel, sehingga tidak ada satu bangsapun yang dapat menghadapi apalagi mengalahkan Israel. Hal ini terbukti sejak dahulu kala, termasuk ketika bangsa itu keluar dari tanah perbudakan masuk ke tanah Kanaan.
Yefta bukan hanya mengalahkan Anom, tapi banyak bangsa. Setidaknya ada 20 kota sekaligus berhasil dikalahkan dan direbut wilayahnya oleh Yefta. Minta 1 dapat 20. Itulah yang terjadi dan dialami oleh Yefta dan tentara Israel. Mereka mendapatkan kemenangan sangat besar.
Mereka mengalahkan banyak bangsa. Mereka menguasai lebih besar lagi wilayah kekuasaannya. Tak ada yang sanggup bertahan jika melawan Israel. Tapi hal itu selalu terjadi hanya karena Allah yang mengasihi mereka. Bangsa itu dibela-Nya dan Allah menjadi Panglima Sejati Pemimpin Perang Israel yang Agung dan mulia.
Yefta memperoleh kemenangan spektakuler itu karena memang dia hidup takut akan Tuhan. Dia memiliki hati yang tulus mengasihi Tuhan. Dia sungguh percaya dan mempercayakan segala sesuatu kepada Tuhan.
Karena Dia yakin hanya bersama Allah dia sanggup melakukan perkara besar. Amin sebenarnya secara fisik cukup kuat. Sampai dia berani menghina Israel, karena dia merasa dirinya secara hitungan strategi perang, tak dapat dikalahkan Israel. Karena itu dia berani mengolok-olok Yefta dan Israel.
Yefta yakin, apapun kekuatan lawan, siapapun dia, bekerja dengan siapapun atau didukung oleh siapapun juga, pasti dapat ditaklukannya jika dia ada di pihak Allah. Bersama Allah dia dapat melakukan perkara besar.
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Sabtu 18 April 2026, 1 Petrus 1:12, Bukan Melayani Diri Sendiri |
|
|---|
| Renungan Pagi Roma 5:10, Didamaikan untuk Hidup Baru |
|
|---|
| Renungan Pagi Yohanes 14:1, Jangan Gelisah, Percayalah |
|
|---|
| Renungan Malam Mazmur 91:1, Berlindung dalam Naungan-Nya |
|
|---|
| Renungan Pemuda Kristen, 1 Petrus 1:9, Tujuan Iman Yaitu Keselamatan Jiwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Keluarga-Kristen-Selasa-22-Oktober-2024fhghfghf.jpg)