Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Pesawat di Gorontalo

Fakta-fakta Baru Kecelakaan Pesawat Sam Air di Gorontalo

Berikut ini fakta-fakta baru kecelakaan pesawat Sam Air di Gorontalo pada Minggu 20 Oktober 2024.

Tayang:
TribunGorontalo.com
Fakta-fakta Baru Kecelakaan Pesawat Sam Air di Gorontalo 

Jadwalnya di hari Minggu dan Senin, istri saya ambil di hari Minggu," tukasnya.

Fandy lantas merasa heran.

Sepengetahuannya, pihak SAM Air berdalih masih menunggu spare part masih di Jakarta. 

"Saya telepon dia, minta memastikan kembali jadwal penerbangan, jangan sampai di-cancel seperti yang hari Kamis.

Karena yang saya tahu spare part belum ada," ucapnya.

Namun seperti diketahui, Meyke akhirnya berangkat sesuai jadwal ditentukan.

Hingga akhirnya Meyke gagal bertemu suaminya di Palu karena menjadi korban kecelakaan pesawat SAM Air.

5. Jenazah Kru Pesawat SAM Air Dipulangkan

Tiga kru pesawat Sam Air telah dipulangkan ke daerah masing-masing.

Korban kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato itu antara lain Pilot Capt M Saefurubi A, First Officer M Arthur VG, mekanik Budijanto.

Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani melalui Kabag Humas DJU, Moh Khusnu, mengatakan tiga korban diberangkatkan menggunakan pesawat Batik Air sekira pukul 08.40 Wita, Senin (21/10/2024).

Pilot dan First Officer berasal dari Tangerang, sedangkan sang mekanik berasal dari Balikpapan.

Ketiga jenazah menggunakan rute penerbangan Gorontalo-Jakarta.

Setibanya di Jakarta, jenazah Budijanto langsung diberangkatkan ke Balik Papan.

Adapun satu korban, Sri Meyke Male, telah dijemput keluarga dan dimakamkan Senin (21/10/2024) pagi di pekuburan keluarga, Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

6. Detik-detik Diduga Pesawat SAM Air Jatuh di Area Bandara Panua

Belakangan beredar video yang diduga pesawat Sam Air jenis PK-SMH saat jatuh di area tambak milik warga di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Insiden ini sempat terekam kamera handphone warga di sekitar lokasi kejadian.

Dalam video 1 menit 19 detik itu, seorang pria terdengar bercakap-cakap dengan rekannya menggunakan bahasa bugis. 

Pria yang diduga pekerja tambak udang itu terus merekam pesawat Sam Air yang terlihat berputar-putar di kawasan landasan pacu Bandara Panua Pohuwato.

Tak berapa lama kemudian, pesawat Sam Air itu tiba-tiba menukik tajam dan menghantam tanah.

Sontak perekam pun panik dan berteriak meminta pertolongan.

Sebelumnya, warga Kecamatan Randangan mengaku melihat pesawat Sam Air sesaat sebelum kecelakaan.

Ia melihat pesawat jenis PK-SMH itu berputar-putar beberapa menit di kawasan Bandara Panua.

Namun karena menganggap itu hal biasa, ia pun tak menghiraukannya.

Ia juga mendengar suara gemuruh sebelum pesawat Sam Air jatuh di kawasan tambak, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Minggu (20/10/2024).

Pria ini tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian atau 900 meter dari titik jatuhnya pesawat.

"Saya saat itu sedang menaburkan pupuk untuk tanaman, tak lama setelahnya saya mendengar suara gemuruh serta suara orang minta tolong," ungkap pria yang tak ingin disebutkan namanya tersebut.

Setelah mendengar suara orang minta tolong, ia langsung lari ke arah datangnya suara.

"Saya berlari, tapi sudah melihat asap dan setelah lebih dekat lagi, pesawat sudah jatuh," ungkapnya.

Namun dirinya tidak berani mendekat ke tempat pesawat jatuh.

"Saya takut dan tidak berani kesana jadi saya kembali ke pondok," ujarnya.

Selang beberapa menit kemudian anggota TNI/Polri mulai berdatangan.

(Tribungorontalo.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

WA TribunManado.co.id : KLIK

Tayang di Tribungorontalo.com dan Tribungorontalo.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved