Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2024

Tujuh Temuan Survei Terbaru Pilkada Jabar 2024

Namun sejumlah lembaga survei terus mengukur elektoral calon gubernur dan wakil gubernur yang bertarung di Pilkada Jabar 2024.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Acep Adang Ruhiat – Gitalis Dwi Natarina, Jeje Wiradinata – Ronal Surapradja, Ahmad Syaikhu – Ilham Habibie dan Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan. Namun sejumlah lembaga survei terus mengukur elektoral calon gubernur dan wakil gubernur yang bertarung di Pilkada Jabar 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Siapa pemenang Pilkada Jawa Barat 2024 baru akan ditentukan pada 27 November 2024.

Namun sejumlah lembaga survei terus mengukur elektoral calon gubernur dan wakil gubernur yang bertarung di Pilkada Jabar 2024.

Berikut ini enam kesimpulan dari temuan terbaru pollster, Indikator Politik Indonesia:

1) Sudah sekitar 85,8 persen tahu pilkada Gubernur Jawa Barat akan dilaksanakan pada November 2024.

2) Jika pemilihan diadakan ketika survei dilakukan, secara spontan Dedi Mulyadi paling banyak disebut 47,5 persen, Ahmad Syaikhu 9,2 persen, nama lain jauh lebih rendah. Belum menentukan pilihan 38,4 persen.

3) Pada simulasi 4 pasangan calon, pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan unggul dengan dukungan 75,7 persen, diikuti pasangan Ahmad Syaikhu dan Ilham Akbar Habibie yang mendapat dukungan 13,8 persen, kemudian pasangan Acep Adang Ruhiat dan Gitalis Dwi Natarina dengan dukungan 4,2 persen sedangkan pasangan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja mendapat dukungan sebesar 2,7 persen. Sisanya merupakan massa mengambang sekitar 3,6 persen.

4) Popularitas merupakan hal mendasar dalam politik elektoral, tidak mungkin dipilih jika tidak dikenal. Populer juga belum tentu dipilih jika ada calon lain yang lebih disukai. Oleh karena itu populer saja tidak cukup, citra personal calon juga harus positif.

5) Dedi Mulyadi sudah dikenal 93,3 persen warga dan disukai oleh 93,2 persen dari yang mengenal namanya. Popularitas calon lain masih dibawah 40 persen dengan tingkat kedisukaan yang jauh lebih rendah ketimbang Dedi Mulyadi.

6) Selain paling populer dan juga paling disukai di antara yang mengenal, citra personal Dedi Mulyadi tampak jauh lebih positif dibanding cagub lainnya.

7) Hingga sejauh ini para pesaing pasangan Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan belum tampak progres yang berarti, sementara jarak elektoral sangat lebar dan waktu yang kian dekat dengan jadwal pilkada. Jika ke depan hingga hari pemilihan mendatang tidak ada inovasi dalam sosialisasi dari para pesaingnya, maka tidak akan banyak terjadi perubahan.

Sebaliknya, jika para pesaing mampu menjangkau pemilih secara masif dan efektif, bukan mustahil situasi akan berbalik.

Empat pasangan paslon telah resmi ditetapkan dan diundi nomor urutnya oleh KPU Provinsi Jawa Barat. 

Mereka adalah:

1. Acep Adang Ruhiat – Gitalis Dwi Natarina 
Diusung oleh PKB

2. Jeje Wiradinata – Ronal Sunandar Surapradja
Diusung oleh PDIP

3. Ahmad Syaikhu – Ilham Akbar Habibie Diusung oleh PKS, NasDem, dan PBB

4. Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan
Diusung oleh koalisi gemuk 13 partai, yaitu Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Perindo, Hanura, Gelora, Garuda, PBB, PKN, Partai Ummat dan Partai Buruh

Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi secera tertulis menjelaskan, survei Indikator Politik Indonesia pada 3-12 Oktober bertujuan untuk menjawabnya. 

Survei memotret aspirasi pemilih Jawa Barat, pada pasangan calon mana suara mereka akan diberikan, serta faktor-faktor yang berhubungan dengan pilihan tersebut.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1200 orang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat yang terdistribusi secara proporsional.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel tersebut memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved