Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Mazmur 55:23, Bukan Menyerah Tapi Berserah

Tentunya setiap orang pasti pernah mengalami saat-saat tersulit di mana beban hidup serasa berat dan sanga sulit untuk ditanggung. 

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
pixabay.com
Renungan Harian Kristen 

Manado,TRIBUNMANADO.CO.OD - Renungan harian Kristen kali ini berjudul bukan menyerah tetapi berserah.

Mazmur 55:23 “Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamnya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.”

Tentunya setiap orang pasti pernah mengalami saat-saat tersulit di mana beban hidup serasa berat dan sanga sulit untuk ditanggung. 

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Markus 5:28-29, Jamah Jubah-Nya, Sembuh

Saat-saat tersulit ini, yang dapat kita fikirkan hanyalah menyerah. 

Namun melalui kebenaran firman Tuhan dalam Mazmur 55:23 kembali mengingatkan kita dari pada kita menyerah alangkah baiknya kita memilih untuk berserah hanya kepada Tuhan

Kadang kita berfikir apa jawaban terhadap masalah atau kesulitan hidup yang sedang kita alami saat ini? 

Misalnya kita dalam keadaan sakit, kesulitan dalam Pendidikan, ketidak pastian dalam hubungan, ataupun masalah lainnya serasanya kita berada di titik paling terendah dan yang kita harapkan semua akan segera berakhir.

 Ini juga membuat kita sampai berfikir Tuhan telah meninggalkan kita, Tuhan tidak bernar-benar menyertai kehidupan ini bagaimana bisa dalam keadaan tersulit ini Ia meninggalkan kita, tentu itu yang ada didalam benak kita.

Percaya setiap tantangan pasti memiliki solusi, akan tetapi terkadang juga ketika kita telah mendapatkan solusi namun solusi itu tidak sesuai kita juga semakin menyalahkan Tuhan

Sebagai orang yang diberikan kebijaksanaan seharusnya kita menerima jalan keluar yang telah ditunjukkan oleh Tuhan

Jika kita mengimaninya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari kita, rasa syukur akan menjadi yang paling penting.

Ada juga orang mungkin berfikir apakah hidup mereka tidak memiliki harapan atau masa depan yang lebih baik dikarena hanya begitu-begitu saja.

Kebanyakan orang bertindak dengan cara yang berbeda saat mereka merasa pada titik tertentu, mereka menjadi apatis bahkan  sampai mengalami depresi.

Mereka yang mengalami akan hal itu mungkin mengalami kesulitan yang sangat sulit dalam kehidupan mereka, sehingga perjalanan dari pagi hingga malam tidak lagi terasa menyenangkan yang terasa hanya sebuah siksaan saja. 

Di saat mengalami titik terendah,  kita sebagai orang memiliki iman kita dapat mempercayakan kesulitan yang kita alami hanya kepada Tuhan karena hanya dia mampu menolong kita dan memberikan jalan keluar yang terbaik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved