Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Maut di Sumsel, Polisi Ini Syok Lihat Ayahnya Tewas, Menangis Histeris

Bripda Muhammad tak pernah menyangka, ternyata satu korbannya adalah sang ayah.

Editor: Alpen Martinus
theweek.in
Ilustrasi jenazah - Sebanyak 3 WNI kini menjadi perbincangan publik Jepang karena ditangkap atas dugaan pembunuhan dan pembuangan mayat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setiap kejadian kecelakaan, pasti ada cerita memilukan di belakangnya.

Seperti yang dialami oleh seorang polisi lalulintas di Sumatera Selatan.

ia bertugas seperti biasa hari itu.

Baca juga: Kronologi dan Identitas Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, 3 Orang Tertabrak Truk Box, 1 Tewas

Polisi tersebut bernama Bripda Muhammad Fajri Gymnastia.

Ia sedang berpatroli sebagaimana tugasnya setiap hari.

Saat sedang berpatroli, ada kecelakaan.

Spontan mereka pun melakukan evakuasi terhadap para korban.

Bripda Muhammad tak pernah menyangka, ternyata satu korbannya adalah sang ayah.

Tragis nasib yang dialami Talimin (56).

Dia tewas mengenaskan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Namun, tak kalah sedih dirasakan seorang polisi bernama Bripda Muhammad Fajri Gymnastia.

 Saat bertugas melakukan patroli rutin, dia justru menemukan ayahnya tewas kecelakaan.

Bripda Fajri awalnya tidak tahu, jika yang menjadi korban kecelakaan adalah ayahnya.

Dia baru mengetahui ketika melihat KTP korban kecelakaan.

Saat itu, dia melakukan evakuasi korban kecelakaan tersebut.

Betapa terkejutnya Bripda Fajri, ternyata korban kecelakaan tersebut adalah ayahnya sendiri. 

Bripda Fajri bertugas di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Dia baru tahu sang ayah, Talimin tewas terlindas truk saat melihat KTP korban kecelakaan.

Kejadian ini berawal saat Bripda Fajri tengah menjalankan piket malam, Kamis (3/10/2024) bersama rekan-rekannya.

Saat sedang bertugas, Bripda Fajri menerima laporan mengenai kecelakaan di simpang Jalan Junaidi, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuk Linggau.

Bripda Fajri segera menuju lokasi kejadian.

Saat tiba di sana, ia menemukan korban yang mengalami luka parah di kepala akibat terlindas truk tangki pengangkut gas LPG. 

Kondisi tersebut membuat korban sulit dikenali.

Ia pun kemudian memeriksa dompet korban dan menemukan kartu identitas berupa KTP.

Ketika itulah Bripda Fajri terkejut mendapati korban kecelakaan itu adalah ayah kandungnya sendiri.

Ia pun mengalami syok berat dan menangis histeris di tempat kejadian.

"Benar, orang tua dari anggota kita yang mengalami kecelakaan semalam.

Dia baru tahu setelah menemukan dompet korban," ujar Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Marjuni, Jumat (4/10/2024), dikutip dari Kompas.com.

Marjuni menerangkan, kejadian berawal saat truk tangki Hino dengan nomor polisi BD 8176 KU yang dikemudikan oleh Irwantoni melaju dari arah simpang RCA menuju Simpang Periuk.

Talimin, yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BG 6235 GL, juga melaju ke arah yang sama.

Akan tetapi, saat sampai di lokasi, dua mobil di depan truk tangki berbelok ke kanan.

Truk itu pun mengambil lajur kiri untuk mendahului, tapi menyenggol motor Talimin dan menyebabkan korban terjatuh.

Talimin tewas seketika setelah kepalanya terlindas oleh truk.

"Kondisi korban sangat parah, mengalami luka remuk di kepala, kedua tangan patah, dan meninggal di tempat," jelas Marjuni. 

Polisi telah mengamankan truk tangki LPG dan sopirnya untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Sepeda motor korban juga diamankan sebagai barang bukti. 

"Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, sementara sopir truk masih dalam pemeriksaan," tambahnya. (tribunjabar.id)

Artikel ini telah tayang di PosBelitung.co 

Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved