Harga Rica di Manado
Harga Cabe Rawit di Pasar Swalayan Manado Sulut Kembali Meroket, Pembeli Terkejut
Salah satu pembeli, Diona, mengungkapkan rasa terkejutnya saat mengetahui harga cabe yang meningkat tajam.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Alpen Martinus
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga cabe rawit di pasar swalayan Manado, Sulawesi Utara kembali melambung tinggi, membuat para pembeli terkejut.
Di FreshMart Bahu, harganya kini mencapai Rp98 ribu per kilogram, mendekati angka psikologis Rp100 ribu.
Meski stok cabe rawit di pasaran terbilang melimpah dengan kualitas yang baik, harga yang melonjak drastis membuat sebagian besar pembeli mengeluh.
Baca juga: Update Harga Bahan Pokok di Pasar Beriman Tomohon Sulawesi Utara, Cabe Rawit Masih Pedas
Salah satu pembeli, Diona, mengungkapkan rasa terkejutnya saat mengetahui harga cabe yang meningkat tajam.
"Harga sekarang mahal sekali. Sebelumnya masih di kisaran Rp 80 ribuan," ujar Diona.
Akibat kenaikan harga ini, ia memutuskan untuk tidak membeli.
Karolina, pembeli lain juga sependapat dengan kondisi tersebut. "Saya cukup kaget, harganya meroket sampai nyaris 100 ribu," kata dia.
Menurutnya, harga cabe saat ini harus mulai diperhatikan pemerintah apalagi sudah mulai masuk musim hujan.
"Biasanya kan kalau musim hujan, petani cabe cukup kesulitan panen, semoga ada jalan keluar dari pemerintah," pungkasnya.
Meski begitu, ia tetap membeli satu kilogram untuk keperluan memasak. (Pet)
| Harga Cabai Rawit dan Keriting Mulai Turun di Pasar Bersehati Manado, Stok Mulai Banyak |
|
|---|
| Harga Rica di Pasar Pinasungkulan Manado Turun Jadi Rp80 Ribu Per Kilogram, Pembeli Senang |
|
|---|
| Pasokan Mulai Lancar, Harga Rica di Pasar Bersehati Manado Berangsur Turun |
|
|---|
| Awal Maret 2026, Harga Cabai Rawit di Pasar Bersehati Manado Tembus Rp50.000 per Kilogram |
|
|---|
| Harga Rica Gorontalo dan Kotamobagu di Pasar Bersehati Manado Turun, Jadi Rp 68 Ribu Per Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Cabe-Rawit-sdvbsdfgvs.jpg)