Breaking News
Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

G30S PKI

Sejarah Lengkap G30S PKI, Siapa Saja Korban dalam Peristiwa Ini?

Simak sejarah lengkap dan para korban dalam peristiwa G30S PKI 1965. Dewan jenderal menjadi korban utama.

Editor: Frandi Piring
Screenshot/Youtube
Sejarah Lengkap G30S PKI dan Korban dalam Peristiwa G30S PKI 1965. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa G30S PKI menjadi salah satu sejarah kelam bagi bangsa Indonesia.

G30S PKI adalah peristiwa bersejarah di Indonesia yang terjadi pada malam tanggal 30 September hingga awal Oktober 1965.

Gerakan pemberontakan ini melibatkan pembunuhan enam perwira tinggi militer Indonesia dan beberapa orang lainnya dalam usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

Lantas bagaimana sejarah dan siapa saja korban G30S ini?

Melansir laman Gramedia, berikut sejarah G30S hingga siapa saja korban G30S yang perlu diketahui para siswa untuk mengenang sejarah Indonesia.

Gambaran Jenderal Ahmad Yani Dibunuh Cakrabirawa G30S PKI 1965. Disaksikan putra bungsu sang jenderal, Eddy Yani.
Gambaran Jenderal Ahmad Yani Dibunuh Cakrabirawa G30S PKI 1965. Disaksikan putra bungsu sang jenderal, Eddy Yani. (Democrazy.id)

Bisa dikatakan bahwa G30S PKI atau Gerakan 30 September 1965 PKI adalah suatu pengkhianatan yang paling besar yang terjadi pada bangsa Indonesia.

Jadi kita perlu mengetahui sejarah G30S 1965.

Sejarah G30S 1965

Peristiwa G30S terjadi di malam hari, tepatnya pada pada pergantian dari tanggal 30 September atau tanggal 1 Oktober tahun 1965 silam.

Tragedi ini melibatkan Pasukan Cakrabirawa dan juga Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Gerakan ini memiliki tujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno kala itu.

Tak hanya itu, mereka juga menginginkan pemerintah Indonesia berubah menjadi pemerintahan komunis.

G30S PKI dipimpin langsung oleh ketuanya pada saat itu yang bernama Dipa Aidit. Ketua gerakan ini sangat gencar memberikan hasutan kepada seluruh warga Indonesia agar mendukung PKI.

Mereka memberikan iming-iming bahwa Indonesia akan lebih maju dan sentosa jika dibawah kekuasaan PKI.

Tokoh sentral dari gerakan PKI adalah D. N. Aidit.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved