Angkatan Udara Israel Serang 280 Pertahanan Hizbullah di Lebonan
Jet tempur Angkatan Udara Israel telah menyerang sekitar 280 lokasi Hizbullah di seluruh Lebanon sejauh ini, kata IDF.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Tel Aviv - Jet tempur Angkatan Udara Israel telah menyerang sekitar 280 lokasi Hizbullah di seluruh Lebanon sejauh ini, kata IDF.
Militer mengatakan targetnya termasuk peluncur roket yang digunakan dalam serangan hari ini di Safed, Nahariya dan kota-kota di sebelah timur Haifa.
Menurut IDF, di antara targetnya adalah anggota Hizbullah, puluhan depot senjata, dan peluncur roket siap pakai.
Emanuel Fabian dari TOI melaporkan, militer mengatakan pihaknya terus menyerang Hizbullah untuk menghancurkan kemampuan roket dan misilnya.
Sekitar 60 lokasi milik divisi intelijen Hizbullah telah diserang di seluruh Lebanon hari ini, kata IDF.
Militer mengatakan bahwa serangan yang dilakukan oleh jet tempur menghancurkan peralatan pengawasan, ruang komando dan infrastruktur lain yang digunakan oleh Hizbullah untuk membangun gambaran intelijen.
Amerika Serikat sangat prihatin dengan serangan roket Hizbullah di Tel Aviv — yang diduga ditujukan ke markas besar Mossad — tetapi masih percaya bahwa solusi diplomatik dapat meredakan ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon, kata juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby.
"Sangat memprihatinkan," kata Kirby dalam wawancara CNN. "Bukti lagi... bahwa Israel menghadapi ancaman sah dari kelompok teroris yang didukung Iran."
Amerika Serikat terus mendukung hak Israel untuk membela diri, katanya. "Tidak ada negara yang seharusnya harus hidup dengan ancaman-ancaman ini di seberang perbatasan mereka, tepat di sebelah mereka."
IDF mengatakan pihaknya memanggil dua brigade cadangan untuk dikerahkan ke Israel utara.
Militer mengatakan langkah tersebut, yang diambil setelah penilaian baru, “akan memungkinkan kelanjutan upaya pertempuran melawan organisasi teroris Hizbullah, perlindungan warga Negara Israel, dan penciptaan kondisi untuk pengembalian yang aman bagi penduduk [yang mengungsi] di wilayah utara ke rumah mereka.”
Tanggung Jawab
Hizbullah telah mengaku bertanggung jawab atas serangan roket di Israel utara hari ini, dengan mengatakan bahwa serangan tersebut menargetkan kota-kota Israel dan pangkalan militer.
Sejauh ini, Hizbullah mengatakan pihaknya meluncurkan roket ke pangkalan militer dekat Ilaniya di Galilea Bawah; kota utara Hatzor dekat Safed; Komando Utara IDF di Safed; Kibbutz Sa'ar dekat Nahariya; dan Kiryat Motzkin dekat Haifa.
Hizbullah juga mengklaim telah meluncurkan rudal ke Israel tengah pagi ini, yang katanya menargetkan Markas Besar Mossad. Rudal tersebut dicegat oleh sistem pertahanan udara.
Sementara itu, Hizbullah mengumumkan tewasnya dua anggota lagi yang tewas dalam serangan Israel, sehingga jumlah korban kelompok teror itu selama pertempuran sejak Oktober menjadi sedikitnya 510 orang. IDF yakin jumlah korban ini jauh lebih tinggi. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/250924-Hizbullah.jpg)