Serangan Roket Hizbullah: Sirene Berbunyi di Galilea - Israel
Sirene roket kembali berbunyi di Galilea, Israel di tengah serangan Hizbullah dari Lebanon pada Senin 23 September 2024.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Tel Aviv - Sirene roket kembali berbunyi di Galilea, Israel di tengah serangan Hizbullah dari Lebanon pada Senin 23 September 2024.
Peringatan diaktifkan di beberapa kota dekat Persimpangan Golani.
Sirene roket baru berbunyi di Krayot, dekat Haifa.
Peringatan diaktifkan di Kiryat Bialik, Kiryat Motzkin, Kiryat Yam, Acre, dan beberapa kota lainnya.
IDF (militer Israel) merilis rekaman ledakan sekunder yang terlihat menyusul serangan udara Israel terhadap sebuah bangunan di Jabal al-Botm, Lebanon selatan, yang dikatakannya digunakan oleh Hizbullah untuk menyimpan senjata.
Serangan itu adalah satu dari lebih dari 300 serangan di Lebanon hari ini, yang menurut IDF telah menargetkan rumah-rumah dan bangunan sipil lainnya tempat kelompok teror yang didukung Iran itu menyimpan roket, rudal, drone, dan senjata lainnya.
Emanuel Fabian dari TOI melaporkan, IDF memperingatkan warga sipil sebelumnya untuk mengungsi dari daerah tempat Hizbullah menempatkan senjata. IDF juga mengumumkan akan melakukan serangan di Lembah Beqaa, Lebanon hari ini.
Video dramatis lainnya yang diterbitkan oleh media Lebanon menunjukkan serangan udara Israel di kota Aanqoun, di Distrik Sidon.
Berbicara dari ruang komando bawah tanah markas militer Kirya di Tel Aviv, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa IDF beroperasi untuk “mengubah keseimbangan kekuatan di utara” dengan menghancurkan rudal Hizbullah.
"Bagi mereka yang belum mengerti, saya ingin mengklarifikasi kebijakan Israel," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video, saat jet tempur Israel menghantam Lebanon selatan dan Lembah Beqaa. "Kami tidak menunggu ancaman, kami mengantisipasinya. Di mana pun, di setiap wilayah, kapan pun."
Netanyahu mengatakan Israel sedang menghabisi pejabat senior, teroris, dan tempat penyimpanan rudal, dan masih banyak lagi yang akan terjadi.
"Siapa pun yang mencoba menyakiti kita, kita akan menyakitinya lebih parah lagi," katanya. "Saya berjanji bahwa kita akan mengubah keseimbangan keamanan, keseimbangan kekuatan di utara. Inilah yang sedang kita lakukan. Kita menghancurkan ribuan rudal dan roket yang ditujukan ke kota-kota Israel dan warga Israel."
Pernyataan Netanyahu muncul setelah ia mengadakan penilaian keamanan dengan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, Kepala Staf IDF Herzi Halevi, komandan Angkatan Udara Tomer Bar, dan Sekretaris Militer Roman Gofman. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/230924-lebanon-2.jpg)