Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok

Cindy Vreshillia, Sosok Cewek Minahasa yang Sukses Bangun Usaha Fashion dengan Modal Sendiri

Cindy memulai semua usahanya dengan modal sendiri, tanpa bergantung pada bantuan orang lain.

Dokumentasi Cindy Vreshillia
Cindy Vreshillia, sosok cewek Minahasa, Sulawesi Utara, kelahiran Langowan, 18 Juni 1999. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Di usia yang masih muda, banyak orang ragu untuk memulai sesuatu yang besar.

Namun, hal itu tidak berlaku bagi Cindy Vreshillia, sosok cewek Minahasa, Sulawesi Utara, kelahiran Langowan, 18 Juni 1999.

Ia memberanikan diri terjun ke dunia bisnis dengan membuka usaha fashion.

Tidak hanya itu, Cindy memulai semua usahanya dengan modal sendiri, tanpa bergantung pada bantuan orang lain.

Keputusan Cindy untuk memulai usaha fashion datang dari kecintaannya pada dunia mode.

"Saya memang suka fashion sejak kecil, suka mix and match outfit," ungkap Cindy, Minggu (22/9/2024).

Dari hobi itulah muncul ide untuk menjalankan bisnis sendiri, walaupun banyak orang sempat meragukan kemampuannya.

"Saya tahu banyak yang ragu, apalagi saya memulai dengan modal sendiri. Saya juga sempat merasa takut, tapi saya percaya bahwa kalau saya ingin sukses, saya harus ambil risiko dan berani memulai," kata Cindy.

Bermodalkan tabungan yang ia kumpulkan dari pekerjaan sebelumnya, Cindy memberanikan diri memulai usahanya, meski sadar bahwa tantangan besar sudah menantinya.

Perjuangan Awal yang Tidak Mudah

Memulai bisnis fashion di usia muda jelas bukan tanpa tantangan. Cindy menghadapi berbagai kendala, mulai dari pengelolaan modal yang terbatas hingga menghadapi persaingan ketat di pasar.

"Waktu awal, saya sempat bingung bagaimana cara mengelola keuangan, karena uangnya terbatas. Saya harus benar-benar cermat dalam mengatur setiap pengeluaran agar bisa diputar lagi" jelas Cindy.

Selain itu, Cindy juga harus memahami pasar dan selera pelanggan, yang ternyata tidak selalu sejalan dengan keinginannya.

"Ada beberapa desain yang saya suka, tapi ternyata kurang diminati pelanggan. Itu membuat saya belajar bahwa bisnis tidak hanya soal apa yang kita suka, tapi juga soal memahami apa yang diinginkan pasar," tambahnya.

Cindy pun terus belajar beradaptasi dengan tren dan kebutuhan pelanggan.

Namun, di balik semua tantangan itu, Cindy merasakan kebahagiaan ketika melihat usahanya mulai berkembang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved