Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan di Bolmong

Identitas Korban Kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi Hari ini: Marganya Mokoginta Warga Kotamobagu

Satu pengendara dipastikan tewas dalam peristiwa kecelakaan maut di jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, Sabtu 21 September 2024

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Kolase Tribun Manado/Tribun Manado/Ho
Identitas Korban Kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi Hari ini, Korban Marga Mokoginta Warga Kotamobagu 

Ilham Lomamay, warga Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut), tewas akibat lakalantas tunggal.

Lakalantas tersebut terjadi di tanjakan bukit Tonsile, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, Rabu 11 September 2024. 

Kapolsek Lolayan Iptu Joubert Anes kepada Tribunmanado.co.id mengatakan korban membawa kendaraan pick up saat naik di bukit Tonsile. 

Namun, karena kendaraan tersebut tak mampu naik tanjakan, korban sempat menurunkan beberapa penumpang. 

"Kurang lebih ada sembilan penumpang yang diturunkan," kata dia. 

Naasnya, usai menurunkan penumpang korban tampak tergelincir dan mobilnya jatuh ke jurang. 

"Mobil tergelincir dan masuk ke jurang," ucap dia. 

Ia mengatakan peristiwa tersebut sudah ditangani unit Lakalantas Polres Kotamobagu

"Tadi sudah diambil alih unit Lakalantas Polres Kotamobagu," tandasnya. 

Korban Ilham Lomamay Dikenal Baik dan Selalu Menghibur 

Jenazah Ilham Lomamay, pemuda asal Kotamobagu yang mengalami lakalantas di bukit Tonsile, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya dimakamkan pada Rabu 11 September 2024.

Puluhan warga dan kerabat korban tampak hadir. 

Korban lebih dulu disemayamkan disalah satu masjid di Kelurahan Matali. 

Safira salah satu sahabat korban mengatakan sosok Ilham adalah orang yang sangat baik dan suka menghibur. 

"Ilham itu sosok yang baik," kenang dia. 

"Kalau sedang kumpul sama-sama, dia orang yang selalu buat kami tertawa," ucap dia. 

Hal senada dikatakan Marselina kerabat korban lainnya. 

Ia mengaku sempat syok. 

Karena sebelum peristiwa naas tersebut terjadi, ia sempat bercerita dengan korban. 

"Sebelum berangkat, Ilham sempat bicara dengan saya. Katanya mau antar penumpang," kata dia. 

"Tapi setelah itu kabar duka yang saya terima," ucapnya. 

Dirinya mendoakan agar korban khusnul khatimah.

"Semoga tenang dan diterima disisi Allah," ucap dia. 

"Saya jadi saksi, bahwa Ilham adalah orang baik," tutur dia. (Nie)

Baca Berita Lainnya di: Google News

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved