Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Efesus 4:11, Pemberi Pelayan dan Sumber Pelayanan

Maka meski Satu Pelayanan, namun banyak pelayan yang bertugas untuk saling memperlengkapi dalam pelayanan pemberitaan Injil Kristus.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Freepik.com
Renungan Harian Kristen 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul Pemberi Pelayan dan Sumber Pelayanan

Pembacaan Alkitab diambil dalam Efesus 4:11.

Meski Sumber, Pusat dan Tujuan pelayanan gereja hanya Satu, yakni (Injil) Kristus, tetapi pelayanannya tidaklah satu.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Efesus 1:4 TB, Dipilih dari Semula

Tidak monoton. Tapi sangat variatif, dinamis, bahkan kreatif, inovatif dan adaptif.

Sehingga pelayanan akan lebih hidup, lebih efektif dan juga efisien.

Maka meski Satu Pelayanan, namun banyak pelayan yang bertugas untuk saling memperlengkapi dalam pelayanan pemberitaan Injil Kristus.

Namun, banyak pelayan yang beragam dan dinamis itu, semuanya bersumber dari Satu, yakni Sang Pemberi pelayan itu sendiri. Itulah Tuhan kita Yesus Kristus.

Begitulah kekayaan hikmat Allah, sekaligus perwujudan kasih Allah yang sempurna bagi semua manusia, agar saling memperlengkapi bukan hanya untuk Tuhan, tapi juga dalam membangun kebersamaan untuk hidup bersama dengan sesamanya di dunia yang fana.

Maka Tuhan Allah dalam Putera Tunggal-Nya Kristus Yesus Tuhan kita menganugerahkan berbagai karunia dan talenta, sesuai peruntukan dan peran yang akan dilakoni oleh masing-masing hamba-Nya.

Kasih karunia yang beraneka ragam dan sangat kaya itu adalah kehendak bebas Allah untuk memberikan kepada semua umat pilihan dan kesayangan-Nya.

Itulah sebabnya, semua orang yang percaya kepada Kristus, istimewa di mata-Nya.

Karena setiap orang percaya mendapatkan keistimewaan atau kekhususan dari Allah.

Kita dipilih Tuhan untuk mengerjakan karunia yang ada pada masing-masing kita untuk saling menghidupkan dengan sesama manusia dan demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan.

Karunia-karunia yang adalah berkat berupa tanggungjawab sekaligus kepercayaan Tuhan itu antara lain dalam peran kehambaan kita.

Ada yang dipilih dan ditetapkan-Nya menjadi rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita-pemberita Injil, sebagai gembala-gembala dan pengajar-pengajar.

Tugas dan panggilan Tuhan itu masing-masing unik dan istimewa. Maka kita juga dijadikan Allah unik dan istimewa, sesuai dengan panggilan pelayanan kita masing-masing.

Sebagai rasul-rasul, adalah saksi-saksi Kristus kepada semua orang.

Sebagai nabi-nabi, merupakan penyambung lidah Allah yang menyampaikan kebenaran firman Tuhan dengan baik dan benar kepada semua orang.

Sebagai pemberita-pemberita Injil kita adalah pembawa Kabar Baik Kristus kepada segala bangsa.

Sebagai gembala-gembala, kita harus memberi teladan, mengarahkan dan menuntun semua orang dalam melakukan firman Tuhan dalam kehidupannya setiap hari, dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Sedangkan sebagai pengajar, kita turut berperan sebagai pendidik yang menceritakan dan menyampaikan firman Tuhan sehingga banyak orang mengenal Injil yang adalah Kristus, lebih dalam lagi.

Tidak hanya mengenal kulitnya saja. Tapi menjadi mengerti, memahami dan melakukan firman Tuhan dalam hidupnya, bahkan ikut serta memberitakan Injil.

Mereka melatih umat Tuhan sehingga mampu memperkenalkan Kristus kepada semua orang, termasuk yang belum percaya Tuhan Yesus.

Kepelbagaian pelayanan itu, semuanya berasal dari Satu Tuhan. Dialah Pemberi baik rasul, nabi, pemberitaan Injil, gembala-gembala maupun para pengajar atau guru agama.

Pelayan yang banyak itu dipilih, diutus dan disertai serta diberkati oleh Sang Pemberi hidup sekaligus Pemberi pelayan, yakni Sang Sumber, Pusat dan Tujuan pelayanan: Tuhan Yesus Kristus.

Mereka dipilih, ditetapkan dan diutus, juga disertai dan diberi kuasa oleh Allah dalam melayani Dia.

Jadi, Kristus memilih, memperlengkapi dan menyertai semua hamba-Nya dalam melakukan tugas dan panggilan pemberitaan Injil sesuai karunia-Nya kepada masing-masing pelayan.

Demikian firman Tuhan hari ini.

"Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar," (ay 11)

Identifikasi dan kenali karunia Allah bagi diri kita. Jangan menjadi orang lain.

 Jadilah dirimu sendiri. Sebab dalam dirimu, ada kasih karunia Allah yang istimewa yang Allah khususkan anugerahkan kepadamu, dan kepada kita semua.

Kerjakanlah itu untuk menolong dan hidup saling membangun dalam kebersamaan dengan semua orang, termasuk sesama pelayan dan hamba Tuhan.

Sebagai pelayan Tuhan jangan bersaing dengan rekan sepelayanan atau merasa tersaingi.

Teman pelayan bukan saingan, tapi mitra untuk tumbuh bersama sebagai umat Tuhan yang dewasa iman. Karena Kristus merancangkan yang jauh lebih baik dari rancangan kita untuk diri kita sendiri.

Maka gunakan semua karunia Kristus dalam diri kita sebagai berkat bagi sesama dan menjadi kemuliaan nama-Nya. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved