Reaksi Zelensky hingga PM Australia terhadap Upaya Pembunuhan Trump
Zelensky mengatakan dia senang Trump “aman dan tidak terluka” dan menyatakan bahwa kekerasan tidak memiliki tempat dalam politik.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Presiden Amerika Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris bicara tentang insiden mengkhawatirkan terhadap Donald Trump di lapangan golf milik Partai Republik di Florida pada Senin 15 September Wita.
Reaksi lebih lanjut dari kepala negara lain di seluruh dunia termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Dikutip CNN, Zelensky mengatakan dia senang Trump “aman dan tidak terluka” dan menyatakan bahwa kekerasan tidak memiliki tempat dalam politik.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia lega Trump aman sambil memperingatkan tidak boleh bergantung pada keberuntungan.
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, teman dekat Trump, berkata: “Kami berdoa untuk Anda, Tuan Presiden!”
Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini, yang juga pendukung Trump, mengatakan “Pengadilan, (individu) yang melakukan kekerasan, fanatik, dan komunis tidak akan menghentikan kami. (Kami) terus maju dengan kepala tegak.”
Sementara itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah menyatakan “kekhawatirannya” dan mengatakan bahwa Trump aman “merupakan hal yang baik”, seraya menambahkan: “Semua orang menginginkan proses demokrasi berlangsung damai dan tertib.”
Biden Lega
Presiden Biden bicara tentang ancaman terbaru terhadap pendahulunya.
“Saya telah diberi pengarahan oleh tim saya mengenai apa yang sedang diselidiki oleh penegak hukum federal sebagai kemungkinan percobaan pembunuhan terhadap mantan Presiden Trump hari ini.
"Seorang tersangka ditahan, dan saya memuji kerja Secret Service dan mitra penegak hukum mereka atas kewaspadaan dan upaya mereka untuk menjaga mantan Presiden dan orang-orang di sekitarnya tetap aman. Saya lega bahwa mantan Presiden tidak terluka.
“Ada penyelidikan aktif terhadap insiden ini sementara penegak hukum mengumpulkan lebih banyak rincian tentang apa yang terjadi.
“Seperti yang telah saya katakan berkali-kali, tidak ada tempat bagi kekerasan politik atau kekerasan apa pun di negara kita, dan saya telah mengarahkan tim saya untuk terus memastikan bahwa Dinas Rahasia memiliki setiap sumber daya, kemampuan, dan tindakan perlindungan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan mantan Presiden,” katanya.
Menurut CNN, tim kampanye Trump baru-baru ini mendapat pengarahan mengenai intelijen baru bahwa Iran berencana untuk meningkatkan serangannya terhadap kandidat presiden dari Partai Republik dan orang-orang di sekitarnya.
Namun, tidak ada yang menunjukkan bahwa upaya pembunuhan Trump baru-baru ini ada hubungannya dengan Iran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/160924-Trump.jpg)