Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Cengkih di Manado

Info Harga Cengkih di Manado Sulawesi Utara Hari Ini Minggu 15 September 2024, Petani Untung

Berikut ini harga cengkih hari ini di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Minggu 15 September 2024.

Tribun Manado
Info Harga Cengkih di Manado Sulawesi Utara Hari Ini Minggu 15 September 2024, Petani Untung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini harga cengkih hari ini di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Minggu 15 September 2024.

Harga cengkih di Manado masih bertahan di angka Rp 97.000 per kilogram.

Angka tersebut turun sedikit dari harga cengkih sebelumnya yakni Rp 97.500 per kilogram.

Meski turun Rp 500, petani mengaku masih untung.

Seorang petani tetap bersyukur dan berharap harga cengkih bisa naik lagi.

Cek update terkini harga cengkih di Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (15/9/2024).

Pada hari ini Minggu gudang cengkih di Manado tutup.

Berdasarkan pantauan Sabtu (14/9/2024), harga cengkih di Gudang Wanea belum mengalami perubahan sejak sepekan terakhir, yakni Rp 97 ribu per kilogram.

Meski ada penurunan kecil, beberapa petani tetap bersyukur.

Harga ini dinilai cukup untuk menutupi pengeluaran operasional, termasuk membayar buruh dan pekerja.

"Harga sekarang masih ada untung.

Cukup lah," ujar seorang petani asal Pineleng, Minahasa, Septian.

Harga saat ini tidak terlalu berpengaruh bagi pendapatannya.

Meski harga belum mencapai Rp 100 ribu per kilogram, ia tetap bersyukur.

"Hari ini saya cuma jual 15 kilogram saja.

Tetap syukuri dan berharap semoga harganya naik lebih dari Rp 100 ribu," kata dia.

Petani Khawatir

Para petani cengkih di Sulawesi Utara mulai khawatir dengan harga jual komoditas mereka yang belum juga mencapai angka normal.

Pada Jumat (13/9/2024), sejumlah petani yang bertransaksi di Gudang Wanea, Kota Manado, mengeluhkan harga cengkih yang hanya mencapai Rp 97 ribu per kilogram.

Menurut pantauan, harga tersebut bahkan mengalami penurunan beberapa hari sebelumnya dari Rp 97.500 per kilogram.

Hal ini membuat petani cemas karena tidak ada tanda-tanda kenaikan harga, yang seharusnya berada di kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu per kilogram.

"Kalau dibilang kuatir, saya cukup kuatir.

Harga cengkih sekarang seperti tidak bergerak," ujar Yahya, salah satu petani yang menjual hasil panennya di Gudang Wanea.

Yahya menambahkan, meskipun harga cengkih saat ini masih bisa menutupi kebutuhan dan biaya operasional, kondisi ini tetap mempengaruhi kesejahteraan finansial dan psikologis para petani.

"Memang cukup untuk kebutuhan, tapi masih di bawah normal.

Kami berharap pemerintah segera mencari solusi," sambungnya.

Para petani mengaku telah menunggu hampir sebulan, namun harga cengkih tak kunjung naik.

"Paling tinggi hanya Rp 97.500 per kilogram, dan setelah itu tidak ada perubahan lagi," lanjut Yahya.

Dengan situasi yang tidak pasti ini, para petani berharap ada upaya dari pemerintah untuk menstabilkan harga cengkih.

Hal tersebut agar bisa mencapai harga normal, sehingga mereka dapat terus bertahan dalam menjalankan usaha mereka.

(TribunManado.co.id)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WA TribunManado.co.id : KLIK

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved