Breaking News
Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Serangan Israel di Suriah Menewaskan 25 Orang

Jumlah korban tewas akibat serangan Israel semalam di seluruh Suriah. Jumlah korban tewas kini menjadi 25 orang, naik dari 18 orang sebelumnya.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
(Ilustrasi) Asap mengepul dari ledakan di Gaza, dekat perbatasan Israel-Gaza. Jumlah korban tewas akibat serangan Israel semalam di seluruh Suriah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Damaskus - Syrian Observatory for Human Rights, pemantau perang yang berkantor pusat di Inggris, telah memberikan informasi terbaru tentang jumlah korban tewas akibat serangan Israel semalam di seluruh Suriah

Jumlah korban tewas kini menjadi 25 orang, naik dari 18 orang sebelumnya.

Pemantau perang mengatakan di antara orang-orang yang tewas adalah "lima warga sipil, empat tentara dan personel intelijen, serta 13 warga Suriah yang bekerja dengan kelompok pro-Iran". Tiga mayat lainnya tidak teridentifikasi, tambah observatorium tersebut.

Observatorium tersebut menggambarkan serangan Minggu malam itu sebagai “salah satu serangan Israel paling kejam” di Suriah dalam beberapa tahun terakhir dan mengatakan serangan itu dilakukan dengan menggunakan 14 rudal.

Kantor berita pemerintah Suriah melaporkan bahwa 16 orang tewas. The Guardian belum memverifikasi angka-angka ini secara independen.

Kementerian Luar Negeri Suriah protes serangan Israel semalam terhadap Suriah sebagai tindakan agresi terang-terangan.

Selain menewaskan dan melukai banyak orang dalam serangan itu, serangan itu juga menyebabkan "kerusakan material di beberapa daerah permukiman", kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita resmi Suriah, Sana.

Dua sumber intelijen regional mengatakan kepada Reuters bahwa sebuah pusat penelitian militer utama untuk produksi senjata kimia yang terletak di dekat Masyaf , di provinsi Hama dekat pantai Mediterania, telah diserang beberapa kali. Mereka mengatakan tempat itu diyakini menampung tim ahli militer Iran yang terlibat dalam produksi senjata.

"Kami tidak mengonfirmasi apa yang dilaporkan oleh media yang terkait dengan rezim Zionis (Israel) tentang serangan terhadap pusat Iran atau pusat yang berada di bawah perlindungan Iran", kata juru bicara menteri luar negeri Iran Nasser Kanaani kepada wartawan.

Serangan Israel di Suriah menewaskan sedikitnya 25 orang, kata pemantau perang Syrian Observatory for Human Rights , pemantau perang yang berkantor pusat di Inggris, telah memberikan informasi terbaru tentang jumlah korban tewas akibat serangan Israel semalam di seluruh Suriah . Jumlah korban tewas kini menjadi 25 orang, naik dari 18 orang sebelumnya.

Pemantau perang mengatakan di antara orang-orang yang tewas adalah "lima warga sipil, empat tentara dan personel intelijen, serta 13 warga Suriah yang bekerja dengan kelompok pro-Iran". Tiga mayat lainnya tidak teridentifikasi, tambah observatorium tersebut.

Observatorium tersebut menggambarkan serangan Minggu malam itu sebagai “salah satu serangan Israel paling kejam” di Suriah dalam beberapa tahun terakhir dan mengatakan serangan itu dilakukan dengan menggunakan 14 rudal.

Kantor berita pemerintah Suriah melaporkan bahwa 16 orang tewas. The Guardian belum memverifikasi angka-angka ini secara independen. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved