Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Populer Sulawesi Utara

2 Kejadian Heboh di Sulawesi Utara : Kecelakaan di Manado dan 41 Orang Masuk Rumah Sakit di Bitung

Dua Kejadian Heboh di Sulawesi Utara : Dua Orang Tewas Usai Kecelakaan Mobil, 41 Orang Masuk Rumah Sakit Diduga Keracunan Makanan

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Handhika Dawangi
Kolase/Tribun Manado/Crz/Ren
2 Kejadian Heboh di Sulawesi Utara. Kecelakaan maut di Manado dan 41 Orang Diduga Keracunan Makanan di Bitung. 

MANADO, TRIBUN - Kejadian heboh terjadi di Kota Manado dan Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara

Di Manado terjadi kecelakaan mobil di Jalan Sam Ratulangi, 2 tewas 4 luka-luka. Di Bitung 41 orang masuk rumah sakit diduga keracunan makanan

Dua kejadian tersebut viral di media sosial dan menjadi perbincangan banyak orang. 

Baca selengkapnya.

1. Kecelakaan di Manado, 6 Orang Jadi Korban

Kecelakaan Mobil di Manado Sulawesi Utara Jumat 6 September 2024. Berikut daftar nama-nama korban dan kronologinya.

Kecelakaan mobil Honda Brio Satya merah bernomor polisi DB 1215 LZ heboh di media sosial. Banyak beredar video kondisi mobil dan penumpangnya usai menabrak pagar beton Jalan Sam Ratulangi, Tepatnya di Depan Kantor Bank SulutGo, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (6/9/2024) pagi. 

Bagian depan mobil ringsek usai menabrak pagar beton. Dua orang tewas di lokasi kejadian, empat lainnya dirawat di rumah sakit. "Iya dua orang meninggal dunia, pengendara dan satu penumpang," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas atau Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Yulfa Irawati. Irawati menambahkan, untuk korban lainnya sedang mendapat perawatan intensif dirumah sakit. "4 orang lainnya alami luka-luka," ujar kasat. 

Honda Brio Satya merah nomor polisi DB 1215 LZ diduga hilang kendali. Kanit Lakalantas Satlantas Polresta Manado, Ipda N Hiola menjelaskan, kejadian ini berawal saat kendaraan bergerak dari arah jalan zero point menuju ke arah jalan pikat. Tiba-tiba saat melintas di Jalan Samratulangi Manado, kendaraan tersebut hilang kendali ke arah sebelah kiri jalan dan menabrak pagar beton Bank Bank SulutGo. 

"Atas kejadian tersebut mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 4 penumpang lain mengalami luka-lukan dan dibawah ke Rumah Sakit," jelasnya

Hiola menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas.  "Jangan remehkan berkendara di jalan, dan mari kita patuhi aturan lalu lintas yang ada," jelasnya. 

Berikut daftar nama-nama korban:

  • Ismi Patungga (Meninggal Dunia) - Sopir
  • Laode Vicky Saputro (Meninggal Dunia) - Penumpang
  • Wanda Kasi Frans - Penumpang
  • Elshaday Karunia Lembong - Penumpang
  • Laode Rusliadim - Penumpang
  • Fibry Kasih Lantang - Penumpang

BERITA SELENGKAPNYA : DISINI

(ren)

2. Diduga Keracunan Makanan, 41 Orang di Bitung Masuk Rumah Sakit

Pasien diduga keracunan makanan di rawat di rumah sakit Budi Mulia Bitung, Sulut.

Hingga Sabtu (7/9/2024) malam, terdata oleh Satreskrim Polres Bitung dan Dinas Kesehatan Bitung ada 41 orang yang masuk rumah sakit diduga keracunan makanan. "Sudah bertambah (menjadi) 41 orang. Tersebar di tiga rumah sakit yang ada di Kota Bitung," kata Kasatreskrim Polres Bitung Iptu Gede Indra, Sabtu (7/9/2024) malam.

Adapun ketiga rumah sakit itu, RS Budi Mulia Bitung, RSAL Wahyu Slamet dan Rumah Sakit Manembo-Nembo (RSMN) Bitung.

Sebelumnya diketahui banyak orang yang dikabarkan mengalami rasa sakit di bagian perut dan sekujur tubuh lainnya pasca menyantap menu makanan dan buah segar disebuah pesta nikah di Kelurahan Winenet I lingkungan I, Kecamatan Aertembaga Jumat (6/9/2024) malam.

Pantauan tadi malam di Rumah Sakit Budi Mulia, jumlah korban diduga keracunan makanan yang dirawat disana ada 14 orang. Mereka dirawat di sejumlah ruangan di IGD dan ruangan lainnya. 

Menurut dokter jaga di IGD Rumah Sakit Budi Mulia Bitung dr Meychelin Singal M.Kes, saat para pasien itu tiba di rumah sakit menyampaikan sejumlah keluhan. "Ada yang lemah badan, mual muntah dan nyeri perut. Dugaan kami sementara bisa saja karena keracunan makanan," kata  dr Meychelin Singal M.Kes kepada wartawan disebuah ruang yang merawat pasien diduga korban keracunan makanan, Sabtu (7/9/2024).

Namun, pihaknya belum mengetahui penyebabnya. Untuk lebih lanjut harus dilakukan pemeriksaan sampel makanan. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Bitung, untuk melakukan uji sampel makanan yang dimakan pasien. Para pasien yang diduga korban keracunan makanan, ada yang orang dewasa dan anak-anak.

Cerita Warga Bitung Sulut

Detty Mentang warga Kelurahan Pinangunian Kecamatan Aertembaga, nampak mengelus-elus kaki anak laki-lakinya disebuah kursi kayu di rumah sakit budi mulia Bitung Sulut, Sabtu (7/9/2024).

Sang anak yang menggenakkan kaos warna coklat, tengah terbaring diatas bantal. Matanya tertutup, dengan raut wajah seperti menahan rasa perih atau sakit.

Menurut Detty anaknya satu diantara pasien diduga keracunan makanan.
Detty sendiri juga hampir menjadi pasien di rumah sakit, karena bersama dengan sang anak dan menantunya makan menu makanan dan buah-buahan disebuah pesta kawin.

Ia tidak dirawat di rumah sakit budi mulia Bitung, seperti pasien dugaan keracunan makanan lainnya. Detty bercerita, keluarganya masuk ke rumah sakit pagi tadi setelah merasa tidak sedap di bagian perut.

Kondisi ini ia rasakan pagi tadi saat hendak membuka warung. "Kalau kami sempat merasakan hal yang sama bahkan sempat mudah dan keringat dingin. Namun langsung kami antisipasi dengan konsumsi antibiotik lalu makan telur rebus," cerita Detty disela menjaga anak dan menantunya di rumah sakit Budi Mulia Bitung.

Di pesta Nikah yang berlangsung di Kelurahan Winenet 1 Lingkungan I Kecamatan Aertembaga, Jumat (6/9/2024) saat sudah acara makan ia awalnya makan buah segar.

Biasa dalam setiap acara sebelum makan, ia konsumsi buah segar lebih dulu. Lanjutnya, setelah buah segar ia mencicipi potongan kecil menu ayam bakar namun tak selera di tenggorokkannya.

Dan sempat makan sedikit nasi lalu kembali makan buah segar. Warga lainnya yang istri dan anaknya juga makan di acara pesta nikah, ikut merasa tidak sedap dibagian perut.

Menurut warga lelaki ini, istrinya bernama Safrina Juma (43) dan Anak Sinta Laura (17).
"Mereka merasa tidak sedap di perut tapi tidak di bawa ke rumah sakit, karena langsung konsumsi obat mual dan sekit perut," kata warga lelaki yang tinggal didekat acara pesta nikah.

Dinas Kesehatan Amankan Sisa Buah    

Menindaklanjuti hal tersebut Dinas Kesehatan Bitung telah mengamankan sisa buah ke pendingin di kantor Dinkes dan menunggu dikirim bersama sampel muntahan dari pasien atau korban."Sampel buah segar nanti BP POM yang periksa. Kalau sampel muntah nanti priksa di BTKL ( Labkesda)," jelas Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Bitung, dr Viktor Tumbuan Sabtu (7/9/2024) malam.

Viktor menjelaskan, tim Kesling sudah turun investigasi pasien, keluarga dan juga pemilik katering. Sedangkan tim Surveilans Puskesmas akan turun melakukan follow up dan persiapkan lembar laporan KLB. (crz)

BACA BERITA SELENGKAPNYA : DISINI

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved