Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan di Manado

Pesan Terakhir Ismi Patungga ke Saudara Kembarnya Sebelum Kecelakaan di Manado: Tolong Tutup Pintu

"Kami sangat mirip, seringkali keluarga juga sulit membedakan," ujar Isma saat ditemui Tribumanado.co.id di rumah duka, Sabtu (7/9/2024).

|
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Istimewa
Isma Patungga, saudara kembar Ismi Patungga yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (6/9/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ismi Patungga ikut menjadi korban kecelakaan di Jalan Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (6/9/2024) pagi.

Ismi Patungga dikenal baik di mata keluarga dan kerabat.

Kepergiannya pun meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, begitu juga dengan saudara kembarnya Isma Patungga.

Isma dan Ismi seperti pinang dibelah dua.

"Kami sangat mirip, seringkali keluarga juga sulit membedakan," ujar Isma saat ditemui Tribumanado.co.id di rumah duka, Sabtu (7/9/2024).

Ada pesan-pesan terakhir yang disampaikan sebelum adiknya itu mengalami kecelakaan.

"Itu sekitar pukul 05.00 Wita sebelum kecelakaan, dia sempat WhatsApp minta tolong tutup pintu karena dia tidak akan kembali. Itu pesan kepada saya. Tidak lama kemudian kami keluarga mendapat kabar telah terjadi kecelakaan," jelasnya.

Ia mengaku kabar tersebut sempat membuat pihak keluarga tidak percaya.

"Awalnya tidak percaya, tapi ketika datang ke kami sangat syok dengan musibah yang sangat berat ini," pungkasnya.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved