Senin, 15 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Serangan Terbaru Rusia Menewaskan 41 Orang di Ukraina

Serangan Rusia menewaskan 41 orang dan melukai lebih dari 180 lainnya pada hari Selasa 3 September 2024 di wilayah Ukraina tengah.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Serangan Rusia menewaskan 41 orang dan melukai lebih dari 180 lainnya pada hari Selasa 3 September 2024 di wilayah Ukraina tengah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kyiv - Serangan Rusia menewaskan 41 orang dan melukai lebih dari 180 lainnya pada hari Selasa 3 September 2024 di wilayah Ukraina tengah, menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Serangan di Kota Poltava — sekitar 200 mil di tenggara Kyiv — menargetkan sebuah pusat pendidikan dan sebuah rumah sakit. Dua rudal balistik menghantam, menghancurkan sebagian gedung telekomunikasi, menurut Zelensky, yang mengatakan ia memerintahkan penyelidikan atas serangan itu dan juga mendorong AS dan sekutu Barat untuk mencabut pembatasan yang mengizinkan senjata menyerang jauh ke Rusia.

"Kami mendesak semua orang di dunia yang memiliki kekuatan untuk menghentikan teror ini, Ukraina membutuhkan sistem pertahanan udara dan rudal sekarang, bukan yang disimpan," kata Zelensky dalam sebuah video yang diunggah di platform sosial X. 

"Serangan jarak jauh yang dapat melindungi kita dari teror Rusia dibutuhkan sekarang, bukan nanti. Setiap hari penundaan, sayangnya, berarti semakin banyak nyawa yang hilang," kata dia.

Brad Dress dari The Hill melaporkan, Philip Pronin, kepala wilayah Poltava, menyebut serangan hari Selasa sebagai “tragedi besar” bagi Ukraina.

"Mulai besok, wilayah ini akan berkabung selama tiga hari. Kenangan indah untuk semua korban tewas," tulisnya dalam sebuah posting di Telegram.

Seorang pejabat yang ditempatkan Rusia di Ukraina, Vladimir Rogov, mengklaim dalam sebuah posting Telegram bahwa Rusia menargetkan sekolah militer di Poltava.

Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan setelah serangan itu, dan operasi penyelamatan sedang berlangsung. Setidaknya 25 orang telah diselamatkan sejauh ini.

Tidak jelas mengapa Ukraina tidak dapat menjatuhkan kedua rudal Rusia dari langit dengan pertahanan udara, atau apakah Rusia menargetkan wilayah tersebut dengan gelombang besar rudal dan pesawat nirawak. Wilayah lain di seluruh Ukraina juga menjadi sasaran pada hari Selasa.

Ukraina secara umum mampu mencegah banyaknya kematian akibat serangan Rusia dengan menggunakan sistem pertahanan udara seperti Patriot buatan AS.

Kementerian Pertahanan mengatakan dalam sebuah posting Telegram bahwa ada jeda waktu yang singkat “antara alarm dan kedatangan roket mematikan,” dan bahwa roket tersebut menangkap orang-orang pada saat evakuasi ke tempat perlindungan bom. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved