Pilpres AS
Trump-Vance Incar Midwest, Harris-Walz Keliling Georgia
Pada hari Rabu, wakil presiden dan pasangannya Tim Walz akan memulai tur bus di Georgia selatan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Dengan berakhirnya konvensi, kampanye menuju periode sibuk sebelum libur Hari Buruh minggu ini di negara bagian medan pertempuran di Midwest dan Georgia.
Pada hari Rabu, wakil presiden dan pasangannya Tim Walz akan memulai tur bus di Georgia selatan.
“Bagian dari Peach State ini mewakili koalisi beragam yang membentuk koalisi Harris-Walz, termasuk warga pedesaan, pinggiran kota, dan perkotaan Georgia — dengan sebagian besar pemilih kulit hitam dan keluarga kelas pekerja,” menurut memo dari manajer kampanye Jen O'Malley Dillon.
Harris akan berkampanye di Savannah pada Kamis malam.
Sementara itu, Second Gentleman Doug Emhoff akan menuju ke Grand Rapids, Michigan pada hari Kamis.
Calon wakil presiden Trump, JD Vance, akan menyampaikan pidato tentang "ekonomi dan energi" di Erie, Pennsylvania pada hari Rabu, diikuti dengan perjalanan ke De Pere, Wisconsin untuk berbicara tentang "ekonomi, inflasi, dan energi" pada malam yang sama.
Mantan presiden tersebut akan mengadakan “rapat umum” di La Crosse, Winconsin, pada hari Kamis.
Ia juga akan berkampanye di Pennsylvania pada hari Jumat.
Menyerang Kabinet
Trump menyerang anggota kabinet pada masa jabatan pertamanya dan mengatakan bahwa ia sekarang tahu bagaimana memilih “orang pintar” dari “orang bodoh”.
Mantan presiden itu berbincang dengan mantan anggota Navy Seal yang kini menjadi YouTuber Shawn Ryan dalam sebuah video yang dirilis pada hari Senin.
Trump mengenang empat tahun pertamanya menjabat sejak tahun 2016, dan memaparkan peta jalan untuk kemungkinan kembali ke Gedung Putih menjelang pemilihan umum pada bulan November.
"Saya tidak begitu mengenal seorang pun di Washington, saya orang New York... Dan tiba-tiba saya menjadi presiden," katanya tentang kemenangannya sebagai presiden pada tahun 2016.
“Tetapi saya tidak mengenal seorang pun di Washington dan saya harus bergantung pada orang-orang yang memberi saya nama, dan banyak di antaranya yang benar-benar bagus tetapi saya juga memilih orang-orang yang jika dipikir-pikir kembali, saya tidak akan memilihnya," katanya.
“Tapi sekarang aku tahu siapa yang pintar, siapa yang bodoh, siapa yang lemah, siapa yang solid,” katanya.
Trump tidak secara eksplisit menyebutkan nama anggota pemerintah. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/270824-vance-trump1.jpg)