Breaking News
Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Harris vs Trump di Carolina Utara: Pemilih Hispanik ke Siapa?

Wakil Presiden Kamala Harris mengungguli mantan Presiden Donald Trump dengan selisih yang lebar di antara pemilih Hispanik di Carolina Utara.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Wakil Presiden Kamala Harris. Capres dari Demokrat ini mengungguli mantan Presiden Donald Trump dengan selisih yang lebar di antara pemilih Hispanik di Carolina Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC -  Wakil Presiden Kamala Harris mengungguli mantan Presiden Donald Trump dengan selisih yang lebar di antara pemilih Hispanik di Carolina Utara, menurut sebuah survei baru.

Jajak pendapat TelevisaUnivision Consumer Strategy & Insights/Media Predict yang diperoleh menunjukkan Harris memperoleh dukungan 56 persen dari kemungkinan pemilih Hispanik di Negara Bagian Tar Heel, dibandingkan dengan dukungan Trump sebesar 34 persen. 

Filip Timotija dari The Hill melaporkan, sekitar 8 persen mengatakan mereka kemungkinan akan mendukung orang lain, dan 2 persen mengatakan mereka tidak yakin.

Bahkan dengan keunggulan wakil presiden sebesar 22 persen atas Trump, sekitar 44 persen pemilih Hispanik di negara bagian tersebut tidak sepenuhnya yakin siapa yang akan mereka dukung sebagai presiden, menurut survei tersebut. 

Sekitar 48 persen pemilih Hispanik terdaftar sebagai independen, menurut Kathy Whitlock, wakil presiden strategi TelevisaUnvision.

"Jadi kedua belah pihak perlu berusaha untuk melibatkan dan meyakinkan mereka," kata Whitlock dalam sebuah pernyataan kepada The Hill. 

"Karena penelitian ini menemukan bahwa 53 persen pemilih Hispanik cenderung memilih kandidat dari partai politik yang biasanya tidak mereka pilih sebelumnya, pemilih Hispanik benar-benar siap untuk dipilih," katanya.

Whitlock menambahkan karena itu, kampanye perlu menjangkau pemilih Hispanik sesegera mungkin.

"Warga Hispanik lebih cenderung memilih lebih awal dan secara langsung daripada pada hari pemilihan," katanya dalam pernyataan tersebut. 

"Sebanyak 59 persen warga Hispanik di Carolina Utara tidak memiliki semua informasi partai yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan pemungutan suara," ujar dia.

Meski begitu, mereka yang mendukung mantan presiden tersebut lebih antusias (72 persen) tentang pilihan mereka pada bulan November dibandingkan mereka yang mendukung Harris (66 persen), menurut jajak pendapat tersebut.

Setidaknya 58 persen pemilih Hispanik sedikitnya "cukup bersedia" mendukung calon dari Partai Demokrat. Sekitar 45 persen pemilih Latino di North Carolina mengatakan hal yang sama tentang Trump, menurut survei tersebut.

Sekitar 38 persen pemilih Hispanik di negara bagian itu juga "agak bersedia" mendukung kandidat presiden independen Robert F Kennedy Jr, yang menangguhkan kampanyenya pada hari Jumat dan memberikan dukungannya kepada Trump. Kennedy mengatakan bahwa ia akan tetap berada dalam surat suara di sebagian besar negara bagian merah dan biru, tetapi akan menyingkirkan dirinya dari negara bagian yang masih belum jelas di mana ia dapat menjadi pembuat perbedaan. 

Jajak pendapat tersebut juga menemukan bahwa hanya 32 persen warga Hispanik di negara bagian tersebut yang meyakini AS sedang menuju ke arah yang “benar”. 

Survei di North Carolina ini dilakukan setelah survei serupa dilakukan di Arizona, negara bagian medan tempur lainnya, yang menunjukkan Harris unggul 25 persen dibandingkan Trump — meskipun 35 persen responden mengatakan mereka tidak yakin dengan suara mereka pada pemilu mendatang. 

Indeks jajak pendapat Markas Besar Hill/Decision Desk menunjukkan Harris unggul atas calon dari Partai Republik di negara bagian medan pertempuran tersebut sebesar 1,1 persen — 48 persen berbanding 46,9 persen.

Jajak pendapat TelevisaUnivision dilakukan pada tanggal 1-12 Agustus di antara 457 pemilih Hispanik di North Carolina dan memiliki margin kesalahan sebesar 4,7 poin persentase. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved