Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Advetorial

7 Siswa MIS Sukses Jadi Paskibraka Saat Upacara 17 Agustus 2024 Sulut dan Minut

Keberhasilan siswa-siswi SMA MIS merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang luar biasa

Editor: Alpen Martinus
HO
6 siswa MIS saat bertugas di lapangan Kab. Minahasa Utara (Ki - Ka: Daniel Besouw, Robben Mangindaan, Cleandra Kaawoan, Amelia Katuuk, Bagus Satria Baskara, Samuel Pasaribu) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Manado Independent School (MIS) merasakan kebanggaan dan kekaguman yang mendalam setelah tujuh siswa - siswi SMA MIS berhasil lolos seleksi menjadi Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa Utara.

Pada Sabtu, 17 Agustus 2024, puncak prestasi mereka terlihat setelah sukses menjalankan tugas mulia dalam upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia.

Keberhasilan siswa-siswi SMA MIS merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang luar biasa, yang tidak hanya mengharumkan nama sekolah tetapi juga daerah mereka dengan penuh kebanggaan.

Baca juga: Memukau, Tujuh Siswa MIS Jadi Utusan Pasikbraka di Sulawesi Utara, Berikut Daftar Namanya

Mathhew Rambing Siswa SMA MIS berdiri bagian tengah, saat bertugas paskibraka di tingkat Provinsi Sulawesi Utara
Mathhew Rambing Siswa SMA MIS berdiri bagian tengah, saat bertugas paskibraka di tingkat Provinsi Sulawesi Utara (HO)

Tujuh siswa yang terpilih yaitu Matthew Rambing di tingkat provinsi Sulawesi Utara bertindak sebagai anggota pasukan 8 dalam penurunan bendera (sebagai pemegang bendera di tengah bersama dua orang lainnya) pada sore hari.

Sementara itu, tingkat kabupaten adalah Robben Mangindaan bertindak sebagai komandan kelompok 8 penaikan pada pagi hari.

Bagus Baskara kelompok 8 pengibar, Amelia Katuuk bertindak sebagai kelompok 8 cadangan pembawa baki, Samuel Pasaribu bertindak sebagai komandan kelompok 17, Daniel Besouw, serta Cleandra Kaawoan. 

Matthew Rambing, salah satu siswa SMA MIS yang terpilih sebagai anggota Paskibraka tingkat Sulawesi Utara, berbagi kisah mengenai perjalanan seleksinya hingga berhasil mencapai tingkat provinsi.

"Motivasi utama saya mengikuti Paskibraka adalah untuk meningkatkan disiplin diri dan memperluas jaringan pertemanan," ungkap Matthew dengan penuh semangat.

Ia menjelaskan bahwa proses seleksi dimulai di tingkat Kabupaten Minahasa Utara, di mana ia harus melewati berbagai tes, mulai dari wawasan kebangsaan yang meliputi Pancasila dan UUD hingga pengetahuan tentang Indonesia, tes intelijen umum dengan pertanyaan memorasi dan literasi matematika, serta tes fisik dan kesehatan.

"Puji Tuhan, dengan usaha dan doa, saya berhasil melewati semua tahapan seleksi dan mencapai tingkat provinsi," tambahnya dengan bangga.  

Menurut Matthew, salah satu momen paling berkesan selama upacara 17 Agustus adalah saat hujan turun deras, membuat lapangan menjadi licin dan menambah tantangan saat melaksanakan tugas.

"Rasa takut terpleset sempat menyelimuti saya, tapi Puji Tuhan, kami berhasil menurunkan bendera dengan selamat dan penuh kehormatan," ujar Matthew dengan penuh rasa syukur.

Matthew, yang bercita-cita menjadi polisi, menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada sekolah MIS dan semua pihak yang telah mendukungnya.

"Saya sangat berterima kasih kepada MIS, terutama kepada Kepala Sekolah Sir Vijay K Kollabathula, PhD., dan Wakil Kepala Sekolah Kurikulum Sir Imanuel Touwelly, MEd, yang telah membantu dalam pengurusan dokumen hingga saya bisa lolos ke tingkat provinsi.

Terima kasih juga kepada semua guru yang telah mendoakan dan memberikan izin.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved