Breaking News
Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Fakta Video Viral Oknum TNI Aniaya 2 Polisi di Batam, Korban Alami Memar

Danramil yang diperintahkan menuju lokasi itu juga diminta mengambil langkah-langkah konsolidasi guna meredam aksi lanjutan.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
TribunManado/Shutterstock
Ilustrasi penganiayaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Viral di media sosial beberapa orang menghajar dua orang yang sedang duduk sebuah bangunan.

Ternyata dua orang yang diserang tersebut adalah anggota polisi.

Sementara beberapa orang yang menyerang tersebut adalah oknum anggota TNI.

Baca juga: Kronologi Penganiayaan Menggunakan Senjata Tajam di Singkil Manado Sulut, Berawal dari Pesta Miras

Kronologis Lengkap <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/oknum-tni' title='Oknum TNI'>Oknum TNI</a> dan 3 Temannya Aniaya Dua Polisi di Batam, Dandim Ungkap Hal Ini
Tangkap layar oknum TNI bersama pria berpakaian sipil menganiaya dua polisi anggota Polsek Sei Beduk di Pos Pam Terpadu Simpang Dam, Kamis (15/8/2024).(TribunBatam.id)

Sebab satu orang masih menggunakan seragam TNI.

Hal tersebut mendapatkan komentar dari netizen.

Kejadian tersebut rupanya terjadi di Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kejadian tersebut sudah sudah ditindaklanjuti oleh institusi masing-masing.

Oknum TNI berinisial Serma AP tersebut diketahui bertugas sebagai Babinsa di Kodim 0316 Batam.

Pelaku menganiaya dua polisi di Pos Pengamanan Terpadu Simpang Dam, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri terjadi pada Kamis (15/8) sekira pukul 22.00 WIB.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 Batam, Kolonel Inf Rooy Chandra Sihombing mengatakan AP kini telah diamankan dan menjalani proses hukum terkait penganiayaan tersebut.

Rooy menuturkan, berdasarkan hasil penyelidikan peristiwa pengeroyokan yang melibatkan seorang oknum Babinsa, Kamis (15/8/2024) malam itu berawal dari adanya laporan gangguan dari temannya. 

"Yang bersangkutan seorang Babinsa, ia mendapat laporan dari mitranya bahwa dia diganggu oleh sekelompok orang di sekitar Simpang Dam," ujar Rooy didampingi Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, Jumat (16/8/2024) sore di Kodim 0316 Batam.

Menanggapi laporan tersebut, AP yang saat itu berpakaian dinas, secara spontan berangkat bersama tiga orang yang saat ini belum diketahui statusnya, baik warga sipil maupun militer.

"Namun pada saat di tempat, mereka mencari orang tersebut rupanya salah sasaran atau tidak ditemukan, sehingga mereka turun langsung serabutan saja di situ," tambahnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved