Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amalan Islam

Amalan Islam, saat Sakit Melanda Bacalah Doa Sayyidina Ali Ini, InsyaAllah Sembuh

Amalan Islam berupa bacaan doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada sahabat dan ahlul baitnya Sayyidina Ali. 

|
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
freepik.com
Ilustrasi doa - Amalan Islam berupa bacaan doa yang dijarkan Nabi Muhammad SAW kepada Sayyidina Ali. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut amalan Islam berupa bacaan doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada sahabat dan ahlul baitnya Sayyidina Ali

Nama Sayyidina Ali tentu bakan nama yang asing lagi dalam literatur Islam. 

Ia merupakan salah satu sahabat Nabi yang paling dekat denan beliau. 

Tak hanya itu, Sayyidina Ali juga punya hubungan darah dengan Nabi Muhammad, yakni sepupu.

Sayyidina Ali juga termasuk golongan pertama orang-orang yang menerima Islam.

Keistimewaan Sayyidina Ali bagi agama Islam banyak tertulis di Hadits.

Salah satunya ia disebut sebagai pintu ilmu-ilmu Islam.

Sebagai orang yang dekat dekan Muhammad dari segi nasab dan pergaulan, Sayyidina Ali tentu saja banyak menyerap Ilmu serta amalan-amalan langsung dari Rasul Allah.

Amalan Islam Bacalah Doa Sayyidina Ali

Ada sebuah hadis yang diriwayat Imam Tirimidzi.

Haditst ini menceritakan tentang Sayidina Ali yang berdoa dikala sakit.

Di mana saat berdoa itu dia ditegur oleh Nabi Muhammad.

Berikut redaksi hadits tersebut:

كُنْتُ شَاكِيًا فَمَرَّ بِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَقُولُ اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ أَجَلِي قَدْ حَضَرَ فَأَرِحْنِي وَإِنْ كَانَ مُتَأَخِّرًا فَارْفَغْنِي وَإِنْ كَانَ بَلَاءً فَصَبِّرْنِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ قُلْتَ قَالَ فَأَعَادَ عَلَيْهِ مَا قَالَ قَالَ فَضَرَبَهُ بِرِجْلِهِ فَقَالَ اللَّهُمَّ عَافِهِ أَوْ اشْفِهِ فَمَا اشْتَكَيْتُ وَجَعِي بَعْدُ

Saya (Sayyidina Ali) pernah mengeluh, kemudian Rasulullah Saw lewat, sementara saya berkata; ‘Allohumma in kaana ajalii qod hadhoro fa-arihnii, wa in kaana mutaakhkhiron farfa’hu ‘annii, wa in kaana balaa-an fa shobbirnii.’

Kemudian Rasulullah SAW bersabda; ‘Apa yang engkau ucapkan?’

Kemudian ia mengulangi apa yang telah ia ucapkan.

Kemudian beliau menendangnya dengan kaki beliau dan berdoa: ‘Ya Allah, selamatkanlah dia, atau sembuhkanlah dia. Ali berkata; Kemudian aku tidak lagi mengeluhkan sakitku setelah itu.

Ucapan Sayyidina Ali tersebut kemudian menjadi doa yang diamalkan hingga kini.

اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ أَجَلِيْ قَدْ حَضَرَ فَأَرِحْنِيْ، وَإِنْ كَانَ مُتَأَخِّرًا فَارْفَعْهُ عَنِّيْ، وَإِنْ كَانَ بَلَاءً فَصَبِّرْنِيْ

Allohumma in kaana ajalii qod hadhoro fa-arihnii, wa in kaana mutaakhkhiron farfa’hu ‘annii, wa in kaana balaa-an fa shobbirnii.

Ya Allah, jika ajalku telah dekat maka istirahatkanlah aku. Jika ajalku masih jauh, sembuhkanlah sakit ini dariku. Dan jika ini musibah, berikanlah aku kesabaran.

Doa yang Diajarkan Nabi Saat Berada Dalam Kesulitan

Selain doa tersebut di atas, ada juga doa yang diajarkan Nabi Muhammad kepada Sayidina Ali.

Doa itu adalah sebuah doa yang dianjurkan untuk diamalkan manakala sedang berada dalam kesulitan dan kesusahan.

Berikut doanya:

يَا كَائِنًا قَبْلَ كُلِّ شَيْءٍ، وَيَا مُكَوِّنَ كُلِّ شَيْءٍ، وَيَا كَائِنًا بَعْدَ كُلِّ شَيْءٍ، افْعَلْ بِي كَذَا وَكَذَا

Yaa kaa-inan qobla kulli syai-in, wa yaa mukawwina kulli syai-in, wa kaa-inan ba’da kulli syai-in, if’al bi kadzaa wa kadzaa.

Wahai Dzat yang ada sebelum segala sesuatu ada, wahai Dzat yang mengadakan segala sesuatu.

Wahai Dzat yang ada setelah segala sesuatu tidak ada, lakukanlah padaku ini dan ini (sebutkan kesulitannya). 

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved