Pilpres AS
Survei Rasmussen: Seri di Arizona hingga Wisconsin, Harris Mengejar Trump
Wakil Presiden Kamala Harris mendapatkan dukungan lebih besar dibanding Donald Trump.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Wakil Presiden Kamala Harris mendapatkan dukungan lebih besar dibanding Donald Trump.
Dalam beberapa hari, Harris dipandang sebagai calon presiden dari Partai Demokrat setelah Presiden Joe Biden menarik diri dari pemilihan presiden bulan lalu.
Sejak Harris naik ke posisi puncak (calon presiden), survei menunjukkan ia menang atas para pemilih mengambang dan membangun antusiasme luar biasa di kalangan Demokrat.
Survei sebelumnya menunjukkan keunggulan kuat Trump kini menunjukkan persaingan ketat atau menunjukkan Harris unggul.
Rasmussen Reports, lembaga survei yang cenderung memihak kandidat Republik, merupakan lembaga terbaru yang menunjukkan Harris mendapat lebih banyak pemilih, meski lembaga itu tetap menemukan bahwa Trump unggul.
Jajak pendapat yang dilakukan terhadap 2.163 calon pemilih dari tanggal 24 hingga 29 Juli itu menunjukkan Trump unggul atas Harris dengan 5 poin (49 persen berbanding 44 persen) dalam persaingan dua nama.
Namun, jika kandidat lain, seperti kandidat independen Robert F Kennedy Jr, ikut diikutsertakan, keunggulan Trump hanya 1 poin (46 persen berbanding 45 persen).
Meskipun Trump unggul, jajak pendapat tersebut menandai peningkatan bagi Harris dibandingkan dengan survei terakhir lembaga tersebut yang dilakukan awal Juli.
Jajak pendapat itu menempatkan Trump dengan keunggulan 7 poin atas Harris dalam persaingan dua arah (50 persen berbanding 43 persen), serta persaingan dengan kandidat lain (49 persen berbanding 42 persen). Survei dilakukan terhadap 1.074 calon pemilih dari tanggal 22 hingga 24 Juli.
Dikutip Newsweek, lembaga survei lain yang condong ke Partai Republik. Public Opinion Strategies mendapati Harris dan Trump seri dengan 46 persen suara di lima negara bagian yang menjadi penentu seperti Arizona, Michigan, Nevada, Pennsylvania dan Wisconsin.
Harris diperkirakan akan mengumumkan calon wakil presidennya pada Rabu depan. Ia dikabarkan mempertimbangkan Senator Arizona Mark Kelly, Gubernur Kentucky Andy Beshear, Menteri Perhubungan Pete Buttigieg, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro dan Gubernur Minnesota Tim Walz.
Setelah pasangannya diumumkan, kedua kandidat diharapkan membangun momentum dan memenangkan suara pemilih utama sebelum Konvensi Nasional Demokrat. Acara tersebut akan diadakan di Chicago dari tanggal 19 hingga 22 Agustus. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/280724-harris-trump1.jpg)