Minggu, 14 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pipres AS

Trump Sebut Harris Menikahi Pria Yahudi tapi Tak Suka Orang Yahudi

Dalam sebuah wawancara pada hari Rabu 31 Juli 2024, Trump mengeklaim Harris yang menikah dengan seorang pria Yahudi tapi tidak menyukai orang Yahudi.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Kamala Harris dan suaminya Doug Emhoff. Dalam sebuah wawancara pada hari Rabu 31 Juli 2024, Trump mengeklaim Harris yang menikah dengan seorang pria Yahudi tapi tidak menyukai orang Yahudi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC — Mantan Presiden Donald Trump terus menyerang rivalnya Wakil Presiden Kamala Harris.

Dalam sebuah wawancara pada hari Rabu 31 Juli 2024, Trump mengeklaim Harris yang menikah dengan seorang pria Yahudi tapi tidak menyukai orang Yahudi.

Dia setuju dengan seorang pembawa acara radio yang menyebut Doug Emhoff sebagai seorang Yahudi yang buruk.

Trump, dalam wawancara di radio WABC, mengklaim Harris tampak tidak nyaman saat bertemu minggu lalu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Anda dapat melihat penghinaan itu," katanya seraya menambahkan nomor 1, dia tidak menyukai Israel.

Nomor 2, dia tidak menyukai orang Yahudi. "Anda tahu itu, saya tahu itu dan semua orang tahu itu dan tidak ada yang ingin mengatakannya," ujarnya.

Michelle L Price dari AP menjelaskan, Trump telah mencoba memanfaatkan perpecahan di Partai Demokrat terkait perang Israel-Hamas.

Dia berusaha menggambarkan lawan politiknya sebagai antisemit sambil mengabaikan beberapa komentar dan perilakunya sendiri di masa lalu, seperti makan malam di klubnya di Florida dengan seorang nasionalis kulit putih yang menyangkal Holocaust.

Dengan Harris menggantikan Presiden Joe Biden sebagai calon presiden dari Partai Demokrat, Trump telah meningkatkan serangannya terhadap Harris.

“Amerika lebih baik daripada rasa takut, kebencian, dan hinaan keji Donald Trump,” kata James Singer, juru bicara tim kampanye Harris.

“Wakil Presiden Harris yakin rakyat Amerika menginginkan presiden yang mempersatukan negara kita, bukan memecah belahnya, menggunakan kekuasaan kepresidenan untuk membantu keluarga, bukan menyakiti mereka, dan memiliki visi untuk masa depan kita, bukan membawa kita mundur,” kata dia.

Dalam wawancara tersebut, mantan presiden dari Partai Republik itu mengulangi komentar yang pernah dibuatnya sebelum mengecam para pemilih Yahudi yang mendukung Demokrat, dengan mengatakan siapa pun yang mendukungnya harus diperiksa kepalanya.

"Jika Anda seorang Yahudi, jika Anda memilih seorang Demokrat, Anda bodoh, benar-benar bodoh. Mereka telah mengecewakan orang-orang Yahudi sejak (Barack) Obama pada tingkat yang tidak dapat dipercaya oleh siapa pun," ucap ayah dari Ivanka Trump ini.

Saat Trump melanjutkan, dia kembali berkata tentang Harris, “Dia bahkan lebih tidak menyukai orang Yahudi dan Israel daripada Biden.”

Pembawa acara wawancara, Sid Rosenberg, kemudian menyebutkan suami Harris, Doug Emhoff. “Dia seorang Yahudi seperti Bernie Sanders adalah seorang Yahudi. Apakah Anda bercanda?” tanya Sid.

"Ya," kata Trump.

“Dia orang Yahudi yang buruk,” kata Rosenberg melanjutkan. "Ya," kata Trump lagi.

Rosenberg melanjutkan dengan mengatakan tentang Emhoff. “Dia seorang Yahudi yang mengerikan.” Mereka kemudian mengkritik Harris pada isu lain.

Emhoff, orang Yahudi pertama yang menjabat sebagai istri pemimpin AS yang dipilih secara nasional.

Dia telah menjadi salah satu anggota pemerintahan Biden yang paling menonjol dalam berbicara tentang memerangi antisemitisme.

Dia menggantungkan mezuzah di tiang pintu kediaman wakil presiden dan memimpin perayaan Paskah di Gedung Putih.

Kubu Emhoff menolak berkomentar. Tim kampanye Trump juga mengkritik putri Emhoff, Ella, yang telah dewasa karena mengunggah tautan penggalangan dana untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di akun media sosialnya.

Israel telah berupaya melarang kelompok tersebut dan menuduhnya mendukung teroris. Para pemimpin Eropa mengatakan bahwa tuduhan itu tidak berdasar.

Rosenberg, yang beragama Yahudi, adalah tokoh radio konservatif lama di New York City yang memandu acara "Sid and Friends in the Morning," di 77 WABC.

Tamu dalam acaranya termasuk tokoh-tokoh dunia Trump seperti Rudy Giuliani dan Donald Trump Jr. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved