Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Tiket Pesawat

Harga Tiket Pesawat Bakal Turun, Menparekraf Sandiaga Uno: Targetnya Bulan Oktober 2024

Menparekraf Sandiaga Uno menargetkan penurunan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen pada bulan Oktober 2024.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribunmanado.co.id/Istimewa
Pesawat Garuda Indonesia GA 607 di apron Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, Rabu (31/5/2023) lalu. Menparekraf Sandiaga Uno menargetkan harga tiket pesawat turun pada Oktober 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar soal tiket pesawat bakal turun.

Tiket pesawat dikabarkan akan mengalami penurunan harga.

Ditargetkan, harga tiket pesawat akan turun pada Oktober 2024.

Penurunan harga tiket nantinya akan berlaku utnuk pesawat domestik.

Hal ini diungkap oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengatasi tingginya harga tiket terutama di wilayah Indonesia timur dan Sumatra.

"Ada di wilayah (Indonesia) timur dan Sumatra yang terkendala harga tiket mahal, ini yang sedang kita jajaki targetnya bulan Oktober (2024) harga tiket akan turun sekitar 10 persen," kata Sandiaga di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (28/7/2024).

Sebelumnya, Menteri Sandi juga sempat mengungkap bahwa pemerintah telah membentuk satuan tugas atau satgas penurunan harga tiket pesawat, sebagai upaya untuk menciptakan harga tiket pesawat yang lebih efisien di Indonesia.

"Itu sudah diadakan rapat koordinasinya, dan sudah diperintahkan ada sembilan langkah ke depan, termasuk pembentukan satgas untuk penurunan (harga) tiket pesawat," ujar Sandiaga saat itu.

Ia menjelaskan, satgas tersebut terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), serta Kementerian/ Lembaga terkait lainnya.

Sandiaga pernah menyampaikan bahwa bukan hanya bahan bakar Avtur saja yang berkontribusi membuat harga tiket pesawat mahal di dalam negeri. Namun terdapat aspek lain seperti beban pajak hingga beban biaya operasional.

“Jadi, itu semua akan dikaji dan akan dipastikan bahwa industri penerbangan kita efisien, seperti industri penerbangan di luar negeri," ujar Sandiaga.

Telah Tayang di Kompas.com

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved