Pilpres AS
Survei Pilpres AS versi Morning Consult: Harris Pimpin Trump
Harris di angka 46 persen sedangkan Trump kalah 1 poin di angka 45 persen, masih di area margin of error kurang lebih 1 persen.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Wakil Presiden Kamala Harris memimpin mantan Presiden Donald Trump dalam survei terbaru Morning Consult periode 23 - 25 Juli 2024 (Wita).
Harris di angka 46 persen sedangkan Trump kalah 1 poin di angka 45 persen, masih di area margin of error kurang lebih 1 persen.
Sisanya 5 persen memilih kandidat lain dan 4 persen belum menjawab.
Temuan survei, pemilih independen punya kecenderungan ke Harris setelah sebelumnya lari ke Trump saat mantan Presiden AS itu dihadapkan dengan Presiden Joe Biden.
Sebanyak 40 persen dukungan ke Harris dan 38 persen mendukung Trump, 12 persen kandidat lain serta 10 persen belum tentukan pilihan.
Trump masih unggul berdasarkan basis pemilih partai. Ada 91 persen republikan atau pemilih Partai Republik memilih Trump, dan 5 persen ke Harris.
Sebanyaknya 89 persen Demokrat dukung Harris dan 5 persen ke Trump.
Beberapa poin utama dari temuan Morning Consult:
Dalam survei pelacakan harian pertama yang dilakukan sepenuhnya setelah Presiden Joe Biden mengumumkan pengunduran diri bahwa ia tidak akan mencalonkan diri lagi, Harris mengungguli Trump, 46 persen berbanding 45 persen.
Tingkat dukungannya di awal kampanyenya melampaui tingkat dukungan tertinggi yang kami ukur untuk Biden sejak pelacakan dimulai pada akhir tahun 2022, dengan lebih sedikit pemilih yang kini mengindikasikan bahwa mereka akan memilih pihak ketiga.
Hampir 2 dari 3 pemilih Demokrat mendukung Harris untuk menggantikan Biden di posisi teratas, lebih dari dua kali lipat dari 30 persen yang mengatakan hal yang sama akhir bulan lalu setelah penampilan Biden yang mengkhawatirkan dalam debat.
Pemilih Demokrat juga lebih mungkin daripada Republik (27 persen hingga 24 persen) untuk mengatakan bahwa mereka "jauh lebih termotivasi" untuk berpartisipasi dalam proses politik musim pemilihan ini setelah keputusan Biden.
Calon Wakil Presiden JD Vance mendapat dorongan popularitas dari konvensi. Kenaikan jabatan Senator JD Vance sebagai calon wakil presiden Trump telah berhasil meningkatkan kesadaran tentang dirinya di antara para pemilih Amerika, terutama di antara basis mantan presiden 2020.
Persentase pemilih Trump 2020 yang memiliki opini positif tentang Vance hampir dua kali lipat, dari 38 persen menjadi 66 persen, ketika membandingkan survei sebelum dan sesudah Konvensi Nasional Partai Republik. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/280724-survei1.jpg)