Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Pertimbangkan Lagi Cawapres JD Vance? Begini Penjelasan Tim Kampanye Trump

Sebagian kaum Partai Republik yang mengkhawatirkan serangan terhadap Vance dalam mengganggu Donald Trump di Pilpres AS.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Calon Presiden Kamala Harris dari Partai Demokrat dan Cawapres JD Vance dari Partai Republik. Sebagian kaum Partai Republik yang mengkhawatirkan serangan terhadap Vance dalam mengganggu Donald Trump di Pilpres AS. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Serangan terhadap Calon Wakil Presiden JD Vance memunculkan spekulasi baru di publik.

Sebagian kaum Partai Republik yang mengkhawatirkan serangan terhadap Vance dalam mengganggu Donald Trump di Pilpres AS.

Tim kampanye Trump menghadapi kekhawatiran tentang Vance, yang dicalonkan beberapa hari sebelum Joe Biden mengundurkan diri dari pencalonan dirinya.

Jajak pendapat Journal menemukan bahwa Vance dipandang positif oleh 42 persen orang dan tidak disukai oleh 44 persen orang.

Steven Cheung, juru bicara kampanye Trump, membantah laporan bahwa calon dari Republik itu tengah mempertimbangkan kembali pilihannya.

"Presiden Trump sangat gembira dengan pilihan yang diambilnya bersama Senator Vance, dan mereka adalah tim yang tepat untuk merebut kembali Gedung Putih," kata Cheung kepada Newsweek dikutip Telegraph, Minggu 28 Juli 2024.

"Dan laporan apa pun yang bertentangan dengan itu hanyalah berita palsu yang menggelikan, baik dari sumber yang tidak ada atau individu yang tidak tahu apa yang sedang terjadi," katanya.

Vance telah diserang oleh Partai Demokrat atas komentarnya di acara "Tucker Carlson Tonight" di Fox News tiga tahun lalu, di mana ia menggambarkan Kamala Harris sebagai salah satu dari sekelompok "wanita kucing yang tidak punya anak".

Harris tidak memiliki anak kandung, tetapi memiliki dua anak tiri, Cole dan Ella Emhoff, yang memanggilnya “Momala”.

Kerstin Emhoff, mantan istri Doug Emhoff dan ibu dari Cole dan Ella Emhoff, menyebut serangan itu "tidak berdasar". Harris, katanya, "adalah sosok yang penyayang, penuh perhatian, sangat protektif, dan selalu hadir. Saya mencintai keluarga campuran kami dan bersyukur memilikinya."

Putri tiri Harris, Ella Emhoff, seorang desainer pakaian rajut yang tinggal di Brooklyn, New York, menulis. “Saya mencintai ketiga orang tua saya” dalam sebuah unggahan Instagram.

Dalam wawancara dengan pembawa acara radio Sirius Megyn Kelly yang disiarkan hari Sabtu, Vance mengatakan bahwa para wanita berterima kasih kepadanya atas komentarnya tentang wanita pencinta kucing.

"Ini bukan tentang mengkritik orang-orang yang, karena berbagai alasan, tidak memiliki anak," kata Vance. "Ini tentang mengkritik Partai Demokrat karena bersikap anti-keluarga dan anti-anak," ujarnya.

"Jelas itu komentar yang sarkastis. Saya tidak punya masalah dengan kucing. Saya tidak punya masalah dengan anjing, saya punya satu anjing di rumah dan saya mencintainya," ujar Senator dari Ohio ini. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved