Renungan Alkitab
Renungan Alkitab 1 Raja-raja 17: 1-24, Tragedi Menjadi Transformasi
Kita pun harus berani mengambil langkah untuk mempercayai Allah baik soal karier, keluarga, atau hal-hal lainnya meskipun sepertinya mustahil.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Alkitab kali ini berjudul tragedi menjadi menjadi transformasi.
Firman Tuhan diambil dalam kitab 1 Raja-raja 17: 1-24
”…Sekarang aku tahu, bahwa engkau abdi Allah dan firman TUHAN yang kauucapkan itu adalah benar.” (1 Raja-raja 17: 24)
Baca juga: Renungan Alkitab – Roma 10:16 Menghadapi Penolakan
Ketika kami kecelakaan berempat di Ambarawa pagi itu, situasinya sulit.
Mobil yang terbalik langsung disita ke Semarang, saat rontgen (rusuk patah) saya pun langsung di BAP oleh polisi.
Untuk evakuasi 4 orang dari RS Ambarawa ke Jogja, saya harus berusaha keras dengan biaya sendiri.
Benar-benar kacau, sulit dan semuanya mendadak.
Bersyukur malam hari bisa tiba di Jogja, ada mitra yang langsung mempersiapkan RS rujukan bahkan saya dan istri bisa rawat inap dalam satu kamar dan anak kami di ruang lain dalam satu lantai.
Istri (yang cacat hingga kini) masih rawat jalan syaraf sampai 18 bulan dengan sebagian kecil saja dari BPJS dikarenakan obat syaraf, vitamin dan suplemen yang mahal tidak bisa ditanggung.
Dalam kesulitan sekian lama, bersyukur rumah di Surabaya yang tidak terawat bertahun-tahun terjual dengan ajaib.
Kami bisa melanjutkan perawatan rutin untuk istri dan terapi fenomenal (dengan melukis) hingga pameran tunggal dan membuat galeri.
3,5 tahun belakangan ini, terapi dengan melukis telah memberi peluang berbagi nilai kehidupan pada ribuan orang dari berbagai kalangan, saat pameran dan forum-forum lainnya. Hal yang selama 29 tahun tidak pernah kami bayangkan terjadi.
Saat Elia menubuatkan hukuman Israel dengan kekeringan (17: 1), diantara banyak janda Israel, Tuhan justru memilih janda bangsa kafir di Sarfat (bd. Luk 2: 26) untuk menerima mujizat tepung dan minyak ketika mentaati nabi Elia (ay 16).
Selain itu saat anaknya meninggal Tuhan berkenan menghidupkan kembali (ay 21-23) sehingga lengkaplah iman perempuan itu dan mengakui kenabian Elia dan keAllahan Yahweh Israel (ay 24).
Tragedi kelaparan dan kematian yang dialami janda Sarfat mentransformasi hidupnya secara total sehingga mengenal Allah.
| Renungan Alkitab Mazmur 140, Intimasi Mengalahkan Intimidasi |
|
|---|
| Renungan Alkitab Mazmur 138, Pegangan tak Meragukan |
|
|---|
| Renungan Alkitab Yakobus 1, Mengapa Lebih Banyak Janda Daripada Duda? |
|
|---|
| Renungan Alkitab – Roma 10:16 Menghadapi Penolakan |
|
|---|
| Israel Bangsa Pilihan dan Kesayangan Tuhan Allah: Siapa yang Mengutuk Engkau, Terkutuklah Ia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Kristen-Yoel-223-24.jpg)