Pilpres AS
Hilang Pemilih Tak Sukai Biden - Trump: Harris Panen Dukungan?
Dinamika Pilpres Amerika Serikat kian menarik. Ada fenomena hilang pemilih tak sukai Joe Biden dan Donald Trump.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Dinamika Pilpres Amerika Serikat kian menarik. Ada fenomena hilang pemilih tak sukai Joe Biden dan Donald Trump.
Masuknya Wakil Presiden Kamala Harris ke dalam persaingan telah secara drastis menyusutkan kelompok yang paling banyak dibicarakan dalam siklus pemilihan kali ini — "pembenci ganda," menurut jajak pendapat terbaru NYT/Siena.
Hingga minggu lalu, jumlah pemilih yang memiliki pandangan tidak baik terhadap Presiden Biden dan mantan Presiden Trump belum pernah terjadi sebelumnya.
Dengan adanya Harris dalam perlombaan, persentase mereka telah turun menjadi 8 persen, turun dari sekitar 20 persen dalam jajak pendapat sebelumnya dalam perlombaan Trump vs Biden, tulis peneliti NYT Nate Cohn.
Hal itu terjadi karena pemilih yang condong ke kiri senang bahwa Biden keluar dan Harris masuk.
Dikutip Axios, hampir sembilan dari sepuluh pemilih — termasuk Partai Republik dan Independen — menganggap Biden membuat keputusan yang tepat.
Tingkat penerimaan terhadapnya melonjak dari 36 persen menjadi 43 persen setelah pengunduran dirinya. Sementara itu, tingkat penerimaan terhadap Harris meningkat menjadi 46 persen.
Tingkat persetujuannya mencapai titik tertinggi baru sebesar 47 persen dalam jajak pendapat NYT/Siena, naik dari 42 persen pada awal Juli.
Persentase pemilih terdaftar yang mengatakan mereka akan tidak ikut pemilu "jika itu pilihannya" turun dari 4 persen menjadi 2 persen.
Jajak pendapat terhadap 1.142 pemilih terdaftar dilakukan pada 22-24 Juli. Jajak pendapat sebelumnya dilakukan pada 28 Juni-2 Juli. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/170724-Trump-Biden1.jpg)