Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer Sulut

3 Berita Populer Sulawesi Utara, Yulius Pulkam Beribadah di Kakas, Harga Cengkih Turun Drastis

Berikut ini daftar berita terpopuler di Tribunmanado.co.id hingga hari ini, Minggu 21 Juli 2024.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Glendi Manengal
TribunManado
Berita Populer Sulawesi Utara Hari Ini, Minggu 21 Juli 2024 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini daftar berita terpopuler di Tribunmanado.co.id hingga hari ini, Minggu 21 Juli 2024.

Dimana berita-berita berikut ini termasuk paling banyak dibaca di portal TribunManado.

Terkait hal tersebut Tribun Manado kali ini akan membagikan berita populer yang hingga saat ini masih banyak dibaca khususnya di Sulawesi Utara.

Lantas kali ini Tribunmanado.co.id akan menyajikan tiga berita populer dari Sulawesi Utara ( Sulut ) yang sudah tayang  dan menjadi berita paling banyak dibaca hingga hari ini, Minggu 21 Juli 2024.

Berita populer ini mulai dari berita Bakal Calon Gubernur Sulawesi Utara Yulius Komaling Beribadah di Kampung Halaman Kakas Minahasa.

Nasi Jaha Sajian Wajib dalam Pengucapan Syukur Masyarakat Minahasa Sulawesi Utara, Dimasak di Bambu.

Kemudian Harga Cengkih Turun Drastis Petani Minahasa Sulut Menjerit Minta Tolong Pemerintah Cari Jalan Keluar.

Berikut Daftar selengkapnya:

1. Bakal Calon Gubernur Sulawesi Utara Yulius Komaling Beribadah di Kampung Halaman Kakas Minahasa

Bakal Calon Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), beribadah bersama jemaat GMIM Eden Desa Talikuran, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Minggu (21/7/2024)

YSK datang bersama istrinya, Aniek Fitri Wulandari-Komaling, dan keluarga besar lainnya.

Saat tiba di gereja, YSK langsung menyapa pengurus dan seluruh jemaat gereja yang hadir.

Dia begitu berbaur dengan baik.

Tak heran, YSK adalah putra daerah asal Kecamatan Kakas.

Selama ibadah berlangsung, YSK begitu sungguh-sungguh.

Mulai dari doa, pujian ,hingga pembacaan Firman Tuhan.

"Yesus terang pelita hidupku, Yesus Mutiara Hidupku. Aku cinta kepadamu ya Tuhan Aku rindu belaian kasihMu," nyanyi YSK bersama seluruh jemaat.

Setelah pujian selesai, ibadah berlanjut dalam pembacaan Firman Tuhan yang dipimpin Pdt Djelly Makalouw Arikalang.

Temanya tentang hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang dengan ayat Firman Tuhan Roma 12:9-21. Baca Selengkapnya

2. Nasi Jaha Sajian Wajib dalam Pengucapan Syukur Masyarakat Minahasa Sulawesi Utara, Dimasak di Bambu

Pengucapan syukur bagi masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara merupakan momen istimewa yang penuh makna.

Tradisi ini adalah bentuk ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas berkat yang telah diterima sepanjang tahun.

Salah satu ikon kuliner yang tak pernah absen dalam perayaan ini adalah nasi jaha atau Nasi Jahe atau yang lebih dikenal dengan sebutan Nasija.

Nasi jaha telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengucapan syukur.

Setiap tamu yang datang selalu mencari-cari sajian istimewa ini.

"Ini salah satu yang wajib, karena tamu datang cuma cari nasija," kata Sanly, salah satu warga, Minggu (21/7/2024). Menurutnya,

Nasija adalah hidangan yang paling dicari oleh para tamu, sehingga warga harus mempersiapkannya dalam jumlah banyak.

"Apalagi kalau banyak tamu, setidaknya satu orang satu bulu (bambu)," tambah Ridel.

Nasi jaha dimasak dengan cara dibakar dalam bulu atau bambu, memberikan aroma dan rasa khas yang selalu dinantikan. Baca Selengkapnya

3. Harga Cengkih Turun Drastis Petani Minahasa Sulut Menjerit Minta Tolong Pemerintah Cari Jalan Keluar

Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) jelang Pilkada disibukkan dengan panen cengkih.

Di Sulut penan raya cengkih ini sudah berlangsung sejak bulan lalu.

Saat panen cengkih, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa pasti akan memegang uang.

Bukannya senang karena mendapatkan uang, justru petani cengkeh kecewa.

Pasalnya harga cengkih turun drastis saat panen raya ini.

Hal itu membuat petani cengkih di Tondano Pante, Kebupaten Minahasa, Sulut kecewa berat.

"Harganya tidak sesuai dengan ekspektasi jauh dari kata untung," ujar Rangga,  Sabtu (20/7/2024).

Kata Rangga mereka justru rugi harga cengkih terus turun saat ini.

"Sebelumnya per liter cengkih mantah Rp 20 ribu kini turun Rp 15 ribu saja. Baca Selengkapnya

(TribunManado.co.id)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved