Selasa, 16 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Elon Musk Bantah Bantu Kampanye Trump 45 Juta Dolar per Bulan

Elon Musk membantah laporan bahwa ia berencana memberikan dana kampanye Donald Trump sebesar 45 juta dolar per bulan.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Bos Tesla Elon Musk. Dia membantah laporan bahwa ia berencana memberikan dana kampanye Donald Trump sebesar 45 juta dolar per bulan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington - Bos Tesla Elon Musk membantah laporan bahwa ia berencana memberikan dana kampanye Donald Trump sebesar 45 juta dolar per bulan.

Musk telah mengindikasikan bahwa ia berencana untuk memulai donasinya pada bulan Juli ke kampanye Pilpres AS.

Wall Street Journal melaporkan bahwa Bos Tesla berencana untuk menyumbangkan angka besar itu kepada komite aksi politik super pro-Trump yang baru.

Namun, bos Tesla tampaknya telah membantah laporan tersebut hari ini, dengan memposting meme di X dengan judul "gnus palsu".

Pada hari Sabtu, Musk secara terbuka mendukung Trump untuk pertama kalinya dalam pemilihan presiden AS, beberapa jam setelah Trump ditembak di telinga selama rapat umum kampanye di Pennsylvania.

Kabar lain, Musk menelepon Trump dan mendesaknya untuk memilih JD Vance sebagai calon wakil presidennya sehari sebelum mantan presiden itu mengumumkan pengangkatan senator Ohio.

CNN melaporkan bahwa pengusaha miliarder itu adalah salah satu dari beberapa suara yang mendesak Trump untuk memilih Vance saat tenggat waktu semakin dekat.

Dikutip Sky, pengumuman Vance sebagai calon wakil presiden muncul setelah "pertimbangan dan pemikiran yang panjang", tulis Trump di akun media sosial miliknya.

Sumber-sumber mengatakan kepada CNN bahwa pertemuan terakhir antara kedua pria itu diadakan di resor milik Trump, Mar-a-Lago, pada hari Sabtu, beberapa jam sebelum dia ditembak di sebuah rapat umum di Pennsylvania.

Salah satu sumber menggambarkan diskusi mereka sebagai "wawancara terakhir sebelum mendapatkan pekerjaan".

Vance meninggalkan kediaman Trump dengan percaya diri tetapi tidak yakin apakah dia pasti akan dipilih, kata sumber.

Menjelaskan keputusannya di kemarin, mantan presiden tersebut mengatakan bahwa Vance "paling cocok" untuk posisi tersebut dan "akan sangat berfokus pada orang-orang yang diperjuangkannya dengan sangat gemilang, para pekerja dan petani Amerika di Pennsylvania, Michigan, Wisconsin, Ohio, Minnesota, dan jauh di luar itu".

Konvensi Damai

Wali Kota Cavalier Johnson mengatakan aksi protes di luar konvensi di Milwaukee berlangsung 'damai'.

Ratusan pengunjuk rasa berada di luar Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee kemarin, tetapi meskipun demikian, wali kota kota tersebut mengatakan bahwa hari itu adalah "hari yang damai".

"Hari itu tenang. Hari itu damai," kata Johnson kepada CNN.

Johnson juga mengatakan tidak ada seorang pun yang terluka dan "tidak ada kerusakan properti yang signifikan" akibat demonstrasi tersebut.

Kemarin, Donald Trump muncul di konvensi di Milwaukee dengan perban di telinga kanannya, dua hari setelah selamat dari percobaan pembunuhan.

Para delegasi bersorak saat Tn. Trump muncul di layar di belakang panggung.

Penampilannya terjadi beberapa jam setelah delegasi menominasikan mantan presiden tersebut untuk memimpin tiket mereka untuk ketiga kalinya dan menyambut senator Ohio JD Vance sebagai pasangannya. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved