Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rumah Wartawan Dibakar

Fakta-fakta Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Karo Sumut, Didiga Ada Aktor Intelektual

Fakta-fakta pembakaran rumah wartawan di Karo, Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis 27 Juni 2024 dini hari lalu.

Editor: Ventrico Nonutu
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Plh Kapolres Tanah Karo AKBP Oloan Siahaan (kiri), mengecek kondisi lokasi rumah semi permanen yang mengalami kebakaran, Kamis (27/6/2024). Berikut fakta-fakta pembakaran rumah wartawan di Karo, Sumatera Utara (Sumut). 

Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam mengatakan berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan tim laboratorium (Labfor) Polri dan autopsi terhadap empat jenazah korban, serta pemeriksaan saksi-saksi dipastikan bila peristiwa tersebut merupakan kasus kejahatan.

Menurut Agung, dari hasil penyelidikan ditemukan jika kebakaran yang menewaskan Sempurna Pasaribu bersama tiga orang keluarganya murni dibakar.

"Dari keterangan para saksi dan bukti-bukti yang kita dapat, kita tangkap saudara R dan saudara Y yang menjadi pelaku atas kasus ini," kata Agung Setya di Polres Tanah Karo, di Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (8/7/2024).

Kedua pelaku ini, dikatakan Agung terekam dari beberapa kamera pengawas (CCTV) yang ada di sekitar lokasi kejadian melakukan pengintaian terlebih dahulu.

Selanjutnya, salah satu pelaku yaitu pelaku berinisial Y melakukan eksekusi dengan melakukan pembakaran rumah korban.

2. Detik-detik Pembakaran Rumah Wartawan

Komjen Agung Setya detik-detik para pelaku melakukan aksi pembakaran rumah wartawan.

Berdasarkan CCTV, pada Kamis dini hari tepatnya pukul 03.12 hingga 03.18 WIB pelaku R dan Y terekam berada di sekitar lokasi kejadian.

Keduanya berangkat ke rumah korban dan kembali ke posko.

Pada saat melakukan aksinya, pelaku Y terlihat mengenakan selimut merah muda.

Kedua eksekutor juga terkaman CCTV melakukan perjalan di lokasi, baik saat mengintai rumah Sempurna Pasaribu.

Kemudian pelaku menyemprotkan cairan mudah terbakar yang sudah dicampur pertalite-solar ke rumah korban.

Agung mengatakan, penyidik menemukan 2 botol bekas minuman mineral yang digunakan untuk menyiramkan BBM jenis pertalite dicampur solar, abu bekas pembakaran atau jelaga, termasuk siapa saja keduanya berkomunikasi.

"Pelaku melakukan survei untuk memastikan, selanjutnya mengeksekusi dengan membakar atau menyemprotkan dua botol (BBM) ke rumah korban kemudian di membakar," kata Agung Setya.

3. Buru Pelaku di Balik Kedua Eksekutor

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved