Sosok
Sosok Ronny Talapessy: Mantan Pengacara Bharada E Emban Tugas Baru di PDIP
Nama Ronny melambung usai menjadi pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. Ia dan sejumlah tokoh dilantik langsung oleh Ketua Umum PDIP.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ronny Talapessy mengemban tugas baru di PDI Perjuangan.
Ia ditunjuk sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional.
Tugas tersebut berlaku pada 2019-2025.
Nama Ronny melambung usai menjadi pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.
Ia dan sejumlah tokoh dilantik langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Selain Ronny, ada nama Ganjar Pranowo, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hingga Adian Napitupulu.
Pelantikan pengurus DPP PDIP itu, digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Lantas, siapakah sosok Ronny Talapessy?
Profil Ronny Talapessy
Ronny Talapessy memiliki nama lengkap Ronny Berty Talapessy.
Ia dikenal sebagai pengacara sekaligus politisi PDI Perjuangan.
Sebagai pengacara, Ronny Talapessy telah menangani sejumlah kasus.
Ronny Talapessy pernah menjadi pengacara Bharada Richard Eliezer alias Bharada E pada Agustus 2022.
Ia berada di kubu Bharada E sebagai pengacara dalam kasus pembunuhan ajudan eks Kadiv Program Polri Ferdy Sambo, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Sebelumnya, Ronny pernah menjadi pengacara korban tabrakan maut Tugu Tani Jakarta tahun 2012.
| Sosok Ariel Warouw Suami Wawali Tomohon Diangkat Jadi Komisaris PT Telkom Infrastruktur Indonesia |
|
|---|
| Cerita Hajar Hulinggi Anggota Tagana Bolmong Sulawesi Utara Selalu Donor Darah Demi Sesama |
|
|---|
| Sosok Iqbal Mandahari Ajudan Bupati Sangihe, Harus Selalu Siap Dalam Kondisi Apapun |
|
|---|
| Sosok Helwa Bachmid: Model Berprestasi, Wakil Kepulauan Sula di Ajang Pemilihan Putra-Putri PBN 2020 |
|
|---|
| Sosok Suami Boiyen, Rully Anggi Akbar, Seorang Dosen Bergelar Doktor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ronny-talapessy-siapkan-pledoi-bharada-e-soal-tuntutan-12-tahun-tak-ingin-icad-jadi-korban-dua-kali.jpg)