Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

HANI 2024, BNNK Manado Komitmen Berantas Peredaran Gelap Narkotika: Harus Jadi Generasi Bersih

BNNK Manado, Sulawesi Utara, memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024 dengan mengikuti secara virtual.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Alexander Pattyranie
Tribun Manado/Rhendi Umar
Kepala BNNK Manado Kombes Polisi Heru Yulianto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Manado, Sulawesi Utara, memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024 dengan mengikuti secara virtual kegiatan yang dipusatkan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (26/6/2024).

Kepala BNNK Manado Kombes Polisi Heru Yulianto bersama Forkompinda menyaksikan kegiatan ini di Kantor BNNK Manado Jalan Samratulangi Kota Manado.

Usai kegiatan, Kepala BNNK Manado mengatakan pada prinsipnya pihaknya terus melakukan gerakan pencegahan dan penindakan peredaran gelap narkotika yang ada di Manado.

"Kita tetap bekerja sama dengan stackholder terkait, seperti Polres, BNNP dan lintas BNNP, artinya dengan gerakan HANI ini, kita lebih menggelorakan semangat untuk mencegah, yang nantinya kita mendapat bonus ulasi usia produktif sebesar 70 persen di Bangsa kita di Indonesia," jelasnya

Kata Yulianto, pada Indonesia Emas tahun 2045 bisa tercapai generasi yang bersih dari Narkoba dan produktif di segala bidang kegiatan sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing.

"Sehingga membangun bangsa Indonesia ini dengan penuh kecerdasan, kecermatan, ketelitian, tanpa narkoba," jelasnya

Sebelumnya Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Marthinus Hukom, menyatakan bahwa tema global HANI 2024 adalah "The Evidence is Clear: Invest in Prevention".

"Tema ini menggarisbawahi pentingnya pencegahan dalam upaya melawan penyalahgunaan narkotika," kata Marthinus.

Dalam pernyataannya, Komjen Pol Marthinus Hukom menekankan bahwa pesan HANI 2024 adalah untuk semua pihak agar bersatu melawan kejahatan narkoba, di mana pun dan dengan siapa pun.

"Negara kita adalah negara kepulauan dengan banyak pintu masuk yang luas. Selat Malaka menjadi poros utama masuknya narkoba dari luar negeri. Provinsi Riau, dengan letaknya yang sangat strategis dan dekat dengan Selat Malaka, menjadi salah satu daerah yang rawan terhadap masuknya narkoba," terangnya.

(Ren)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved