Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amalan Islam

Amalan Islam, Bacaan Doa Ayat Seribu Dinar, Simak Juga Penjelasan tentang Keutamaannya

Ayat Seribu Dinar ini diyakini tidak hanya mampu membuka pintu rezeki, namun juga meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Editor: Rizali Posumah
freepik.com
Ilustrasi - Amalan Islam berupa bacaan doa Ayat Seribu Dinar. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut amalan Islam berupa bacaan doa Ayat Seribu Dinar. 

Ayat ke-2 dan ayat ke-3 Surah At Thalaq dikenal juga dengan sebutan Ayat Seribu Dinar. 

Kenapa disebut Ayat Seribu Dinar?

Berdasarkan penjelasan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), ayat ini diyakini tidak hanya mampu membuka pintu rezeki, namun juga meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Untuk itulah dia dinamakan Ayar Seribu Dinar. 

Keutamaan Ayat Seribu Dinar

Ayat seribu dinar mengandung beberapa keutamaan, satu di antaranya yakni bertakwa dengan menaati perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

Bagi umat Muslim yang bertakwa, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari segala urusannya dan mendatangkan rezeki dari jalan yang tidak terduga.

Rezeki yang dimaksud dalam ayat seribu dinar tidak hanya berupa materi, namun juga bersifat spiritual seperti ketenangan, kelapangan dan kepuasan hati.

Dahsyatnya ayat seribu dinar membuat banyak umat Muslim mengamalkan ayat tersebut sebagai doa memohon rezeki dari Allah SWT.

Ayat seribu dinar dapat dibaca setiap harinya, khususnya setelah shalat fardhu, sambil senantiasa berikhtiar agar Allah melimpahkan rezeki yang dapat dinikmati di dunia maupun di akhirat kelak.

Bacaan doa Ayat Seribu Dinar

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Wamayyattaqillaaha yaj'allahuu makhrojaa wayarzuqhu min khaitsu laa yahtasib, wamayyatawakkal 'alallaahi fahuwa hasbuh, innallaaha baalighu amrihii qad ja'alallaahu likulli syai in qadraa.

Artinya:

"Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya Rizki dari arah yang tidak dia duga. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia mencukupinya. Sesungguhnya Allah akan mencapai urusanNya, sesungguhnya Allah telah mengadakan bagi tiap-tiap sesuatu ketentuan." (QS. At Thalaq: 2-3).

Menurut Ibnu Katsir, maksud dari ayat "Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya Rizki dari arah yang tidak dia duga" adalah barangsiapa bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya, meninggalkan larangan-Nya, maka Allah akan berikan jalan keluar untuk hamba tersebut dan memberi rezeki dari arah yang sebelumnya tidak disangka.

Kemudian, dalam kitab Al Musnad disebutkan dari Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas, dari ayahnya, dari kakeknya, Abdullah bin Abbas:

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved