Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Sopir Tewas di Tempat, Pikap Tabrak Beton Pembatas Jembatan

Terjadi kecelakaan maut di Dusun Balai Semandang, Desa Semandang Kiri, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada Kamis dini ha

Humas Polres Ketapang
Mobil jenis Daihatsu Grandmax rusak berat setelah alami laka tunggal di Kecamatan Simpang Hulu, Ketapang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Dusun Balai Semandang, Desa Semandang Kiri, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada Kamis dini hari.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil pikap yang mengalami tabrakan tunggal.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang sopir tewas.

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Mahasiswi Kesehatan Tewas, Gagal Menyalip Lalu Tertabrak Truk

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Trans Kalimantan tepatnya di KM 11 Dusun Balai Semandang, Desa Semandang Kiri, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada Kamis 13 Juni 2024 pukul 04.15 dini hari, mengakibatkan seorang sopir meninggal dunia di tempat kejadian.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil jenis Daihatsu Grandmax yang diduga kehilangan kendali dan menabrak beton pembatas jembatan di pinggir jalan.

Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian, S.I.K., M.Sc, (Eng)., melalui Kasat Lantas AKP Angga Pribadi, S.I.K., LL.M., menjelaskan bahwa dari keterangan saksi yaitu kernet mobil menerangkan kejadian kecelakaan terjadi sekira pukul 04.15 WIB.

"Kecelakaan ini terjadi di Jalan Trans Kalimantan tepatnya di KM 11 Dusun Balai Semandang.

Mobil yang dikemudikan sdr R berjalan dari arah Kecamatan Tayan Sanggau menuju kearah Kota Ketapang, tiba-tiba keluar jalur dan masuk ke jalur berlawanan yang selanjutnya menabrak beton pembatas jembatan.

Sdr R meninggal dunia di tempat akibat luka parah terjepit kabin kendaraan," ujar AKP Angga Pribadi.

Ditambahkannya, beberapa warga setempat yang mendengar suara benturan keras segera bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Namun, saat tiba di tempat kejadian, sopir R sudah dalam keadaan meninggal dunia sedangkan seorang kernet MS dalam keadaan luka luka.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved